JJC – Jalan Jalan Ceria Yuk

11 Destinasi Istimewa Kota Jogja yang Bikin Instagram Kamu Makin Kece!

headline-image-kanan-067

Kini memang media sosial jadi lagi tren di kalangan anak muda. Munculnya istilah selfie, wefie, dan lainnya bikin kita semakin akrab dengan hasil majunya teknologi ini. Ini semua karena kemudahan kita dalam mengabadikan momen spesial, ditambah adanya aplikasi-aplikasi penunjang yang mudah.

Itulah juga yang terjadi dalam bidang traveling. Ke mana pun kita pergi, rasanya kurang afdal jika kita tidak mengabadikannya lalu upload di media sosial. Berbagai media sosial pun jadi ajang menyebarkan informasi yang cepat dan akurat, apalagi untuk destinasi wisata.

Kalau kamu ada di Jogja dan sekitarnya, atau berniat pergi ke Jogja, berikut ini adalah rangkuman keistimewaannya yang akan membuat kamu tidak akan lupa mengabadikannya!

 

1. Pagi, Siang, atau Malam, Tugu Tetap Menarik

Tugu Yogyakarta

Tugu Yogyakarta via www.travelistasia.com

Salah satu landmark kota Yogyakarta ini merupakan spot yang jangan sampai terlewatkan jika kamu mengunjungi Kota Gudeg. Tugu Jogja adalah sebuah tugu yang tak terlalu tinggi, namun memiliki mitos yang sangat menarik untuk diketahui.

Tugu Yogyakarta ini merupakan penghubung garis imajiner antara Gunung Merapi yang terletak di Utara dan Laut Selatan yang terletak di selatan Yogyakarta. Uniknya, jika ditarik garis lurus, Gunung Merapi, Tugu Yogyakarta, dan Pantai Selatan berada dalam satu garis.

Jika malam tiba, mulailah tugu ini dikerumuni oleh wisatawan yang berfoto ria. Kadang saking ramenya wisatawan, akses menuju Tugu ini jadi macet. Ada baiknya berfoto ria pada saat pagi hari, sangat pas jika kamu tak ingin ada orang asing masuk frame foto kamu.

 

2. Mulai dari Plang Jalan Malioboro hingga Suasana Khas Jogja

Malioboro Yogyakarta

Malioboro Yogyakarta via www.rare-angon.blogspot.com

Siapa sih yang tak tahu Malioboro? Jika kamu ke Jogja rasanya belum lengkap jika tidak menyambangi kawasan Malioboro. Pada saat musim liburan tiba, kamu akan merasakan Time Square di New York ala Indonesia. Ya, ada satu plang petunjuk Jl. Malioboro yang berada di ujung jalan dekat dengan Stasiun Tugu Yogyakarta.

Jika pada saat liburan datang, kamu akan mengantre untuk dapat berfoto di sana. Itulah yang membuatnya unik. Sejatinya sih ada beberapa plang yang sama sepanjang Jalan Malioboro, tapi entah kenapa, plang di ujung utara itu selalu menjadi kerumunan.

Tak ada salahnya kamu menyusuri sepanjang Jalan Malioboro ini. Kamu bisa berjalan kaki atau berkendara dengan menaiki delman atau becak yang terdapat di sepanjang Jalan Malioboro. Kamu juga bisa mendapatkan berbagai macam oleh-oleh di sepanjang jalan Malioboro ini, tapi sebaiknya kamu menawarnya supaya mendapatkan harga yang sesuai.

 

3. Setelah Puas Menyusuri Malioboro, Sampailah Kamu di Titik 0 Km Yogyakarta

Titik 0 Km Yogyakarta

Titik 0 Km Yogyakarta via www.orig13.deviantart.net

Setelah kamu puas menyusuri sepanjang Jalan Malioboro, di arah selatan atau ujung Jalan Malioboro kamu akan menemukan 0 km Yogyakarta. Titik 0 km merupakan titik patokan perhitungan jarak antardaerah di Yogyakarta dan kota lain di luar DIY.

Jika malam hari, Titik 0 km ini akan ramai dengan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Ambience Jogja-nya akan sangat terasa pada saat malam hari. Temaram lampu yang menghiasi bangunan-bangunan yang mengelilingi 0 km inilah yang menyajikan suasana Jogja banget!

Terdapat beberapa bangunan di sekitar 0 KM Yogyakarta yang merupakan peninggalan kekuasaan Belanda. Terdapat Benteng Vredeburg, Gedung Bank Indonesia, Gedung BNI, Gedung Pos Indonesia, dan Gedung Agung yang merupakan bekas Istana Negara saat pemerintahan Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta. Pastinya beberapa destinasi wisata ini sangat menarik untuk menambahkan hasil jepretan kamu kedalam feed media sosial.

 

4. Mengenal dan Merasakan Hidup di Istana Raja Jogja Lewat Keraton

Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta via www.triptojogjakarta.com

Mungkin beberapa orang akan mengatakan bosan jika mengunjungi tempat wisata sejarah semacam ini. Jangan salah ya, buat kamu yang memang suka jeprat-jepret dan menghiasi feed media sosialmu, tempat semacam ini memiliki segudang daya tarik untuk kamu abadikan, mulai dari arsitekturnya, kebudayaan, serta suasananya.

Buat kamu yang suka ber-OOTD ria, banyak spot-spot yang bisa kamu jadikan untuk mengekspresikan hasrat fashion kamu. Aktivitas di dalamnya juga bisa jadi sasaran bidikan kameramu, seperti para abdi dalem yang sedang beraktivitas ataupun berbagai benda seni yang terdapat di dalam Keraton Yogyakarta.

 

5. Jangan Mengintip di Tempat Mandinya Putri Keraton

Taman Sari

Taman Sari www.gateofjava.files.wordpress.com

Tak jauh dari Keraton Yogyakarta, kamu bisa mengunjungi tempat pemandian raja dan para selir-selirnya pada zaman dahulu yang sekarang sudah tidak terpakai lagi. Taman Sari memiliki beberapa kompleks yang terbagi-bagi dan semuanya memiliki fungsi dan cerita tersendiri.

Karena dimakan usia, beberapa bangunan Taman Sari memang terlihat seperti puing-puing yang runtuh. Kesan itulah yang membuat daya tarik untuk berfoto ria disini. Dengan nuansa warna coklat dari bangunan Taman Sari, nuansa klasik akan muncul dan tak kalah jika dibandingkan berfoto di Eropa.

 

6. Memandang Jogja dari Ketinggian di Panggung Krapyak

Panggung Krapyak

Panggung Krapyak via www.photos.wikimapia.org

Terletak di selatan Keraton Yogyakarta, Panggung Krapyak ini sedang menjadi highlight di feed media sosial. Bangunan yang menjulang tinggi ini dahulu kala dipakai sebagai tempat untuk berburu para raja-raja Keraton.

Konon katanya juga dipakai sebagai gardu pandang pasukan jika ada musuh yang berada dari daerah selatan. Kalau dilihat-lihat sih memang mirip dengan Benteng Rotterdam. Harus dicoba, memandang Jogja dari bangunan ini, beda!

 

7. Menikmati Snowboarding ala Jogja di Gumuk Pasir Parangkusumo

Gumuk Pasir Parangkusumo

Gumuk Pasir Parangkusumo via www.yogyakarta.panduanwisata.id

Menuju selatan dari Yogyakarta, Pantai Karangkusumo yang terletak bersebelahan dengan Pantai Parangtritis ini memiliki daya tarik tersendiri, yaitu adanya Gumuk Pasir. Gumuk Pasir mungkin bisa digambarkan seperti padang pasir di Gurun Sahara, hanya saja Gumuk Pasir ini bukan di gurun, melainkan di pesisir pantai. Jika kamu berfoto di sana, kamu akan terlihat layaknya kamu berfoto di sebuah gurun, unik bukan?

Dikarenakan adanya perbedaan ketinggian dan dataran di Gumuk Pasir yang bergelombang, lokasi ini dimanfaatkan untuk Sand Boarding. Ya, layaknya snowboarding yang berseluncur di salju, bedanya ini di pasir. Coba dan rasakan sendiri keasikannya bermain Sand Boarding. Jika hendak ke sana, jangan lupa pakai kacamata hitam ya.

 

8. Nuansa Artsy di Lokal Hotel & Restaurant yang Pasti akan Membuatmu Jatuh Hati

Lokal Hotel & Restaurant

Lokal Hotel & Restaurant via www.jejakbocahilang.files.wordpress.com

Jalan-jalan sudah, pastinya lapar dong? Ya, ini adalah sebuah restoran dan sekaligus hotel dengan konsep menarik. Lokal Hotel & Restaurant ini terletak di Jembatan Merah yang pasti mudah untuk ditemukan, walaupun sedikit jauh dari Malioboro.

Begitu sampai, di depan disuguhi dengan restoran, lalu masuk ke dalam terpampang besar sebuah tulisan yang menghiasi tembok “Jogjakarta”. Tulisan ini sangat eye catching ditambah dengan ambience ruangan yang minimalis dengan perpaduan furnitur dari kayu serta tambahan lighting yang ciamik.

Wajar saja tempat ini sangat populer di media sosial. Tangan kamu pasti akan gatal untuk menjeprat-jepret setiap sudut tempat ini. Jika hendak melepas lelah, hotelnya yang terletak di belakang. Nyaman sudah pasti, dan kamu tak akan sadar sudah beberapa foto yang sudah kamu ambil nanti.

 

9. Kapan Lagi Bisa Menginap di Hotel yang Eco Friendly nan Hijau dan Sejuk kalau Bukan di Greenhost Prawirotaman

Greenhost Prawirotaman

Greenhost Prawirotaman via www.discoveryourindonesia.com

Jika tak mau terlalu jauh dari kawasan Malioboro, kamu bisa memilih Greenhost Prawirotaman sebagai tempat melepas lelahmu. Seperti namanya, Greenhost terletak di Jl. Prawirotaman II alias kawasan yang banyak bule-bulenya. Greenhost menawarkan hotel dengan konsep eco friendly yang sangat menarik. Ini terlihat dari penggunaan material-material daur ulang pada bangunannya serta interiornya.

Hotel ini pun juga tak kalah menarik untuk diabadikan ke dalam foto kamu. Dijamin unik dan membuat teman kamu yang belum pernah ke sini akan ingin segera mengunjunginya. Di rooftop Greenhost ini, terdapat rumah kaca yang di dalamnya terdapat sayur mayur segar yang ditanam secara hidroponik. Kapan lagi menginap di hotel dengan konsep yang beda dan tentunya akan menambah hijau feed media sosial kamu?

10. Agak Nyempil tapi Pawon Cokelat Guest House Menyuguhkan yang Beda

Pawon Cokelat Guest House

Pawon Cokelat Guest House via www.r-ec.bstatic.com

Penginapan yang bertipe guest house ini memang belum lama terdengar gaungnya. Pawon Cokelat Guest House terletak tidak jauh dari Malioboro, yaitu di Jl. Sosrowijayan Wetan, Gg. 01 No. 102. Hotel ini menyuguhkan sebuah tempat peristirahatan yang berbeda dari lainnya. Kamu akan mendapatkan kesan hommy dari guest house ini dan juga sejuk karena terdapat berbagai tanaman di setiap sudutnya.

Interior serta model bangunannya yang terkesan unfinished ini malah menambah kesan unik, apalagi dipadupadankan dengan perabot yang unik dan dengan warna yang bold. Mau selfie, mau foto OOTD, mau pakai tongsis, semuanya sah-sah saja dan tentu saja pasti akan mengundang like postingan media sosial kamu.

11. Melepas Lelah sekaligus Bersantai di Adhistana Hotel dan Lawas Café dengan Interior Bernuansa Klasik yang Kekinian

Adhistana Hotel

Adhistana Hotel via www.q-ec.bstatic.com

Selain beberapa penginapan di atas, Adistana Hotel dan Lawas Café ini tentunya juga menyajikan keunikan tersendiri. Sesampainya di depan hotel, kamu pasti akan tergugah untuk mengambil gambar. Ada beberapa spot yang sering menjadi incaran pengunjung.

Masuk ke dalam dari lobby hingga kamar akan terasa ambience yang homy, klasik, dan minimalis. Penggunaan elemen warna putih dan kayu sangat terlihat, ditambah dengan penerangan yang memakai warna kekuningan saat malam hari.

Selain tempat untuk melepas lelahmu, di sini juga terdapat tempat nongkrong yaitu Lawas Café yang terletak di depan Hotel Adhistana ini. Lawas Café yang dindingnya dihiasi oleh doodle-doodle yang sangat menarik ini memang sangatlah kekinian oriented. Interior dan perabotnya pun sangatlah unik dan beda hingga membuat hasrat untuk berfoto semakin meningkat.

 

Tak perlu pergi jauh-jauh untuk menikmati kota Yogyakarta. Semua yang dibahas tadi akan cukup membuat media sosial kamu semakin hits dan kece. Dijamin kamu akan mendapatkan banyak like dari followers kamu. Ini semua pokoknya paket lengkap, udah liburan, eksis juga! Ya kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *