12 Situs Warisan Dunia yang Baru Diakui UNESCO Ini Bisa Jadi Destinasi Liburanmu Bersama Keluarga!

headline-image-kanan-060

The United Nations Educational Scientific and Cultural Organization atau biasa disingkat UNESCO merupakan sebuah lembaga Internasional di bawah naungan PBB yang mengurusi segala hal yang bekaitan dengan pendidikan, sains dan kebudayaan untuk meningkatkan rasa aling menghormati yang berlandaskan pada keadilan, hukum dan hak asasi manusia.

UNESCO berdiri pada tanggal 4 November 1946 di kota Paris-Prancis. Ia bertugas untuk memajukan kerja sama antar bangsa dalam dunia pendidikan, sains dan kebudayaan. Baru-baru ini UNESCO menggelar rapat komite mengenai warisan budaya dunia yang digelar di Istanbul, Turki pada bulan Juli, lalu.

Dari hasil komite tersebut, UNESCO menetapkan beberapa tempat berikut sebagai situs warisan dunia baru. Dan traveler sepertinya wajib mampir nih kalau sedang berkunjung ke Negara tersebut, karena cocok banget untuk jadi tempat rekreasi keluarga. Let’s go!

 

1. Karya Arsitektur Le Corbusier

Karya Arsitektur Le Corbusier
Karya Arsitektur Le Corbusier via media.cntraveler.com

Maha Karya arsitek kenamaan Le Corbusier ini tersebar di beberapa Negara yaitu Argentina, Jerman, Belgia, India, Prancis, Swiss dan Jepang. Le Corbusier adalah seorang arsitek jenius yang berkebangsaan Prancis-Swiss, ia adalah pencetus arsitektur bergaya modern.

Ia telah berkeliling dari satu Negara ke Negara lain untuk menemukan apa yang disebut “bahasa arsitek baru”. Kini hasil karyanya bisa dilihat di ketujuh Negara tersebut.

 

2. Situs Mahavihara Nalanda, India

Situs Mahavihara Nalanda
Situs Mahavihara Nalanda via serubareng.net

Situs ini merupakan situs arkeologi Budha terbesar yang ada di distrik Nalanda, kota Patna, Bihar, India. Situs ini juga merupakan Universitas yang tertua di dunia.

Proses belajar mengajar di sini sudah terjadi selama 800 tahun. Di situs ini terdapat stupa, kuil, wihara dan deretan karya seni lainnya yang terbuat dari semen, batu dan logam.

 

3. Situs Antequera Dolmens, Spanyol

Situs Antequera Dolmens
Situs Antequera Dolmens via media.cntraveler.com

Situs ini terletak di Andalusia, Spanyol Selatan dan terdiri dari tiga monumen yang dibangun pada zaman megalitikum, antara lain The Menga, Viera Dolmens dan The Tolos Er Romeral.

Di sini traveler juga bisa melihat sebuah monumen alam yaitu The Pena de los Enamorados dan el Torcal. Monumen tersebut di bangun pada zaman Neolitikum dan zaman perunggu. UNESCO mendeskripsikan situs tersebut sebagai salah satu karya arsitektur luar biasa pada zaman pra sejarah. Ini cocok banget buat kamu yang mau berlibur sambil belajar sejarah.

 

4. Mistaken Point, Kanada

Mistaken Point
Mistaken Point via destinationstjohns.com

Kembali untuk yang mau menambah ilmu pengetahuan. Mistaken Point terletak di ujung tenggara Newfoundland, Kanada. Tempat ini merupakan sebuah tebing yang penuh peninggalan sejarah berupa fosil-fosil laut.

Tebing yang membentang sepanjang 17 kilometer ini menghadap langsung ke laut lepas samudra Atlantik. Wisatawan banyak yang datang berkunjung untuk melihat secara langsung fosil-fosil tersebut yang berusia 565 juta tahun. Wow!

 

5. Situs Reruntuhan Kota Ani, Turki

Situs Reruntuhan Kota Ani
Situs Reruntuhan Kota Ani via i.amz.mshcdn.com

Ani dahulu merupakan salah satu kota metropolis di Turki dan mempunyai julukan kota seribu gereja. Terletak di dataran tinggi terpencil sebelah timur laut Turki, situs itu mulai berkembang sejak abad ke 10 hingga abad ke 11 sebelum masehi. So, kota Ani memang bukan sembarang kota lho!

Ani merupakan kota yang dilalui jalur perdagangan sutera dari Tiongkok ke Eropa. Karenanya situs ini menjadi sangat penting untuk memahami perdagangan dan pemukiman yang berhubungan dengan kehidupan multi etnis dan multi budaya.

 

6. Nelson’s Dockyard, Antigua

Nelson's Dockyard
Nelson’s Dockyard via www.telegraph.co.uk

Berlibur ke sebuah pelabuhan dengan pemandangan alam yang tak kalah indahnya memang patut dicoba traveler. Contohnya adalah Nelson’s Dockyard di Antigua yang satu ini.

Situs ini dibuat oleh tenaga kerja Afrika yang diperbudak untuk membantu angkatan laut Inggris sejak akhir abad ke 18. Saat itu, tempat ini dibuat untuk kepentingan pengusaha tebu ketika Eropa bersaing untuk memperebutkan Timur Karibia.

Tempat ini tak hanya menyajikan situs sejarah, namun pemandangan alam dan pemandangan laut yang indah untuk dinikmati. Maka dari itu, buat kamu yang ingin singgah di pelabuhan ini, siap-siap disegarkan dengan pemandangan alam yang sangat indah ya!

 

7. The Persian Qanat, Iran

The Persian Qanat
The Persian Qanat via ifpnews.com

Air merupakan hal terpenting di Iran, untuk menjaga kelangsungan hidup penduduk kota dan peternakan dibangunlah sebuah saluran irigasi di Iran. Sistem irigasi bawah tanah kuno (Qanat) yang sangat panjang ini digunakan untuk menjaga distribusi air di segala penjuru kota.

Sistem irigasi inilah yang disebut sebagai The Persian Qanat. Terowongan air bawah tanah ini juga memiliki beberapa tempat istirahat bagi pekerjanya, ada pula waduk air dan kincir air.

 

8. Archipielago de Revillagigedo, Samudra Pasifik

Archipielago de Revillagigedo
Archipielago de Revillagigedo via www.turismoenmexico.com.mx

Berlokasi di samudra Pasifik, terdapat empat pulau vulkanik yaitu San Benedicto, Socorro, Roca Partida dan Clarion merupakan situs warisan budaya. Kepulauan dan perairan di sekitar sini menajdi titik pemberhentian bagi burung – burung laut, spesies laut seperti pari manta, paus, lumba – lumba dan hiu, serta habitat luas bagi beberapa kehidupan liar.

 

9. Hubei Shennongjia, Tiongkok

Hubei Shennongjia
Hubei Shennongjia via www.globalgeopark.org

Hubei Shennongjia terletak di area provinsi Hubei, Tiongkok merupakan hutan kuno terbesar di Tiongkok. Hutan ini menjadi tempat bagi pengembangan penelitian botani dan rumah bagi satwa liar yang terancam punah, seperti salamander raksasa Tiongkok, monyet berhidung pesek, macan tutul dan beruang hitam Asia.

Selain itu, di hutan ini juga tumbuh sekitar lima ribu spesies tumbuhan. Unbelievable!

 

10. Khangchendzonga National Park, India

Khangchendzonga National Park
Khangchendzonga National Park via indiagetaways.co.in

Khangchendzonga National Park ini terletak di jantung pegunungan Himalaya, sebelah utara India. Taman nasional ini berada di area gunung tertinggi ketiga di dunia yaitu Khangchendzonga.

Taman nasional ini memiliki pemandangan yang indah karena perpaduan alam yang cantik dan meliputi lembah, danau, gletser serta hutan kuno dan tebing tinggi.

 

11. Nan Madol, Mikronesia

Nan Madol
Nan Madol via s-media-cache-ak0.pinimg.com

Terletak di pulau Temwen, Negara Federasi Mikronesia, Nan Madol merupakan rangkaian 99 pulau buatan. Situs ini masuk dalam warusan dunia dan termasuk dalam kategori situs warisan terancam punah.

Hal itu disebabkan karena ancaman pendangkalan saluran air yang memperlambat pertumbuhan hutan bakau di sekitar pulau ini, hal itu bisa menyebabkan rusaknya bangunan-bangunan yang ada disekitar pulau ini.

 

12. Gorham Cave, Gibraltar

Gorham Cave
Gorham Cave via pbs.twimg.com

Goa ini terbentuk dikarenakan fenomena alam sekitar 55 – 15.000 tahun lalu, berada di sebelah tenggara dari Rocks Gibraltar. Tebing ini berisi empat gua yang menyimpan bukti arkeologi dan panteologi kehadiran penduduk Neanderthal.

Penelitian yang telah di lakukan di Gorham’s Cave ini telah memberikan konstribusi yang besar terhadap perdebatan tentang evolusi manusia.

Yap! Itulah beberapa situs warisan budaya yang baru ditetapkan UNESCO. Dan, jika kamu hendak berlibur ke sana, jangan lupa untuk tetap menjaga kelestarian warisan budaya dunia ya!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *