JJC – Jalan Jalan Ceria Yuk

2 Surga Pantai Di Yogyakarta Ini Sangat Tersembunyi! Pasti Kamu Belum Pernah Mengunjunginya!

headline-image-042

Sudah bukan rahasia lagi jika daerah Gunung Kidul menyimpan begitu banyak wisata yang masih belum ter-ekspose oleh publik. Puluhan pantai terhampar di daerah yang memiliki tanah karst tersebut. Nah kali ini akan membahas tentang beberapa pantai tersembunyi di Gunung Kidul yang belum banyak dikunjungi oleh wisatawan maupun traveler. Berikut ini review-nya.

 

1. Pantai Jogan

Pantai Jogan

Pantai Jogan via www.telusurindonesia.com

Pantai Jogan meskipun tidak memiliki pasir, tetapi menawarkan keunikan yang lain dari pantai-pantai di Gunung kidul. Pantai Jogan terletak di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus Gunung Kidul. Jika kamu sudah pernah ke Pantai Siung atau pun Pantai Nglambor, maka kamu sudah pasti melewati jalan masuk menuju Pantai Jogan. Yak benar sekali! Pantai Jogan berada sebelum Pantai Nglambor ataupun Siung. Nah untuk yang belum pernah ke sana kamu bisa mengikuti rute berikut:

Yogyakarta – Wonosari – Tepus – Purwodadi – Pantai Jogan

Jarak tempuh jika dari Piyungan untuk sampai ke Pantai Jogan kurang lebih 2 jam(motor perjalanan normal). Sedangkan untuk retribusinya dikenakan biaya 5000/orang yang sekaligus bisa digunakan untuk masuk pantai Siung ataupun Nglambor, sehingga kamu nanti cukup membayar uang parkir 2000/motor di setiap pantai yang kamu singgahi. Wah, murah banget ya!

Pantai Jogan memiliki keunikan yang berbeda dengan pantai-pantai lainnya di Gunung Kidul, yaitu terdapatnya Air Terjun Jogan yang langsung mengarah ke bibir pantai. Hal tersebut merupakan pemandangan yang sangat langka untuk sebuah pantai. Ketinggian air terjun ini kurang lebih 10 meter, yang bersumber dari perbukitan karst yang terletak di sebelah utara.

Karena kurang publikasi dan akses jalan yang masih terjal menyebabkan pantai ini belum banyak diketahui wisatawan maupun traveler. Sedangkan fasilitas yang ada di tempat ini masih termasuk kategori minim, hanya ada beberapa warung semi permanen dan juga kamar mandi yang masih terbatas.

Namun, jika kamu seorang traveler sejati, hal itu tidak akan menjadi masalah tetapi malah menjadi nilai tambah karena dokumentasi yang kamu buat seakan kamu menemukan sebuah destinasi yang benar-benar baru. Pantai Jogan tidak memiliki pasir seperti pantai-pantai lainnya karena bibir pantai berbatasan langsung dengan tebing, yang juga menjadi tempat bermuaranya air terjun tersebut menuju laut. Tapi hal tersebut bukan menjadi halangan buat kamu untuk turun dari tebing pantai ini menuju laut bebas.

Ketika awal dibuka, jika kamu ingin turun dari tebing pantai, maka kamu harus membawa peralatan turun tebing (rappelling/canyoning). Dan juga tanggung jawab untuk keselamatan masing-masing, karena pihak pengelola belum bisa menjamin keselamatan bagi yang ingin rappelling. Wah, horor juga ya!

Kabar baiknya, pada bulan November 2015, warga yang mengelola Pantai Jogan telah menyediakan jasa rappelling bagi pengunjung yang ingin turun menuju laut pantai Jogan. Tapi jangan khawatir, jika kamu masih pemula dalam dunia rappelling, maka akan dibimbing oleh instruktur yang sudah terlatih sebelumnya. Sedangkan untuk biaya jasa rappelling sekitar Rp 35.000 – Rp 50.000.

Lho, kok murah banget? Aman ga tuh? Tenang, dijamin aman! Karena standar peralatan yang digunakan sama dengan olahraga rappelling pada umumnya. Menurut pengelola, dengan harga yang murah itu bisa menarik lebih banyak wisatawan supaya datang ke pantai ini. Hitung-hitung promo!

Sensasi yang kamu rasakan di bawah juga masih belum habis. Ribuan butir percikan air yang terjun akan sangat menyegarkan. Dihujani percikan air terjun yang berasal dari perbukitan karst akan membuat kamu seakan tak percaya bahwa Gunung Kidul yang dulu dikenal sebagai daerah gersang sebenarnya mempunyai sumber air yang sangat jernih dan segar yang tersembunyi di perut bumi. Benar – benar sebuah tempat wisata alam yang saying sekali untuk dilewatkan.

 

2. Pantai Nglambor

Pantai Nglambor

Pantai Nglambor via yogski.files.wordpress.com

Jika kamu sudah berjalan di pantai Jogan yang terkenal akan air terjunnya, kali ini akan membahas tentang tetangga Pantai Jogan, yaitu Pantai Nglambor. Pantai ini terletak persis diantara pantai Jogan dengan Siung. Jadi akan sangat rugi jika kamu sudah ke pantai Jogan tapi tidak mampir ke Pantai Nglambor.

Rute ke pantai ini sama saja dengan Pantai Jogan maupun Siung. Jika kamu ingin petualangan lebih seru, dari pantai Jogan kamu bisa menjelajah bukit di kanan pantai jogan. Lama perjalanan sekitar 20 menit untuk sampai ke Pantai Nglambor. Kamu bakalan mendapat pemandangan yang sangat memukau.

Pantai Nglambor terkenal dengan snorkeling yang keren . Banyak yang mengatakan kalo Nglambor itu “Aquarium Semesta” yang dijaga dua “kura-kura” raksasa. “Kura-kura” disini bukan dalam arti sesungguhnya ya, tapi 2 pulau yang ada di sana. Jika dari sudut pandang tertentu memang mirip banget dengan 2 kura-kura saling berhadapan, padahal letak pulau itu depan belakang.

Oiya, jika kamu ke Pantai Nglambor dengan menggunakan motor nantinya kamu akan dikenakan biaya parkir Rp 2.000, sedangkan buat kamu yang berkendara dengan roda empat akan dikenakan biaya sebesar Rp 5.000. Air laut biru yang jernih, menjadi pemandangan yang memanjakan mata ditambah ombak yang tidak terlalu besar dan perairan yang tergolong dangkal akan sangat mengasyikkan untuk ber-snorkeling ria.

Pengelola pantai juga menyediakan peralatan snorkeling. Nantinya kamu akan mendapatkan kacamata snorkeling, pelampung, sepatu serta pemandu yang akan memandu kamu selama 1 jam penuh untuk menikmati terumbu karang di sana. Cukup terjangkau kok, kamu cukup membayar Rp 35.000 untuk biaya sewanya.

Ada juga warga yang menyewakan kamera bawah air yang bisa kamu gunakan untuk sekedar memfoto ikan, terumbu karang ataupun untuk ber-selfie ria. Untuk harga sewa kamera tersebut tergantung dari tawar menawar secara pribadi.

Meskipun di perairan dangkal, kamu tetap harus berhati-hati karena sebagian besar dasar laut pantai Nglambor adalah batu karang yang tajam. Jadi sangat mungkin bagian tubuh terkena luka goresan. Oleh karenanya, disarankan untuk menyewa peralatan snorkeling agar meminimalisir luka akibat goresan. Jika kamu tidak berminat untuk menyewa peralatan tersebut, jangan lupa memakai sandal agar telapak kaki aman saat berjalan-jalan di atas bebatuan karang.

Nah, itulah dua “surga” yang masih tersembunyi di Gunung Kidul. Jika budget kamu terbatas untuk traveling, dua destinasi di atas bisa kamu jadikan referensi. So, sudah siap melihat indahnya pemandangan laut di kedua pantai ini, traveler?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *