JJC – Jalan Jalan Ceria Yuk

7 Kota Mati Terindah di Dunia yang Kini Menjadi Destinasi Wisata Ini Ternyata Berhantu!

headline-image-kanan

Sebuah kota pada umumnya menjadi sebuah tempat tinggal yang layak bagi penduduknya, karena kota juga merupakan sumber kehidupan suatu negara. Namun bagaimana ceritanya jika kota mati bisa menjadi sebuah tempat wisata.

Beberapa kota yang dicap sebagai “Kota Mati” ini ditinggalkan karena bencana alam yang merusak kota, wabah penyakit atau peperangan yang menjadi alasan warganya meninggalkan kota tersebut. Kota apa sajakah yang tak berpenghuni itu?

 

1. Kolmanskop, Namibia

Kolmanskop

Kolmanskop via i4.mirror.co.uk

Kota ini terletak di beberapa kilometer dari pelabuhan Luderitz di selatan Namibia. Pada tahun 1908 orang – orang dari berbagai penjuru datang ke padang gurun Namib berharap mendaptkan kekayaan dan keberuntungan karena demam berlian yang terjadi saat itu.

Dalam kurun waktu 2 tahun, kota ini berhasil dibangun lengkap dengan kasino, sekolah, rumah sakit, tempat tinggal dan lain sebagainya di padang pasir yang tandus itu. Namun, setelah perang dunia pertama berakhir harga penjualan berlian menurun, hal itu menyebabkan kota ini sepi pengunjung dan penduduk kota pun sulit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Sekitar tahun 1950-an masyarakat mulai meninggalkan Kolmanskop demi mencari kehidupan yang lebih baik.

Padang pasir pun mulai menutupi bangunan – bangunan megah, rumah, dan jalan pun juga tertutupi pasir. Dan konon katanya, kini kota ini menjadi “Kota Mati” yang berhantu. Namun, dengan adanya kabar seperti itu tidak menjadikan wisatawan yang ingin tahu Kolmanskop secara nyata, enggan untuk berkunjung ke kota ini.

 

2. San Zhi, Taiwan

San Zhi

San Zhi via 67.media.tumblr.com

Terletak di bagian Utara Taiwan, San Zhi dahulu direncanakan sebagai tempat tinggal bagi para orang kaya ketika liburan. Bangunan itu berbentuk seperti UFO yang saling menempel dengan warna-warni bangunannya yang terlihat canggih.

Kota ini juga dilengkapi dengan taman dan kolam renang yang nantinya dapat digunakan untuk bersantai melepas lelah. Namun entah mengapa, selama pembangunan terjadi berbagai macam kecelakaan kerja yang menyebabkan hingga meninggalnya beberapa pekerja dengan alasan yang tak masuk akal.

Pada akhirnya proyek pembangunan ini dihentikan, karena kekurangan dana dan juga kesulitan dalam menemukan pekerja yang mau membangun tempat tersebut. Tempat ini kini masih berdiri setengah bagian dan tak berpenghuni sama sekali, bangunannya pun masih berdiri kokoh walaupun ada beberapa kerusakan karena tidak dirawat. Rumornya di kota ini dihuni oleh hantu para pekerja yang meninggal dulu. Hiy! Seram!

 

3. Craco, Italia

Craco

Craco via static.panoramio.com

Craco berada di daerah Basicilata dan Provinsi Matera, Italia. Kota ini merupakan kota abad pertengahan yang merupakan khas penduduk di daerah ini. Kota ini mempunyai ciri khas rumah-rumahnya yang dibangun di atas bukit – bukit bergelombang dengan lahan pertanian gandum yang luas dan lahan pertanian lainnya.

Pada tahun 1891 populasi penduduk Craco meningkat lebih dari 2000 orang. Pada tahun 1892 mereka dilanda permasalahan sosial dan kemiskinan, sehingga sekitar 1300 penduduknya memutuskan untuk pindah ke suatu lembah dekat Craco Peschiera.

Kondisi pertanian yang semakin buruk serta gempa bumi yang terus melanda kota ini membuat mereka harus bermigrasi secara massal. Maka dari itu kini Craco tinggalah puing-puing bangunan dengan khas abad pertengahan.

 

4. Oradour-Sur-Glane, Perancis

Oradour-Sur-Glane

Oradour-Sur-Glane via upload.wikimedia.org

Oradour-Sur-Glane adalah sebuah desa kecil di Haute-Vienne, Perancis, sekitar 412 kilometer sebelah selatan Paris. Desa ini merupakan saksi bisu kekejaman Perang Dunia Ke 2. Desa ini tak pernah dihuni sejak 1944 tepatnya tanggal 10 Juni.

Pasukan Jerman menyerang tempat ini sebagai bentuk pembalasan terhadap serangan yang dilakukan oleh Perancis. Beberapa warga yang selamat mengatakan kalau para pria di desa ini dimasukkan ke dalam gudang yang tertutup kemudian para tentara Jerman menembaki mereka secara membabi-buta, sementara para perempuan dan anak-anak dimasukkan ke dalam gereja dan ditembaki jika mereka berusaha keluar dari dalam gereja.

Saat itu terhitung sekitar 642 korban jiwa yang meninggal, tak puas dengan membunuh warganya, para tentara Jerman tersebut merusak bangunan – bangunan di desa tersebut.

Saat ini ada beberapa lembaga yang berusaha melestarikan kota ini dengan menyediakan paket tour bagi para wisatawan yang ingin melihat bangunan bersejarah ini. Jadi, jangan heran ya traveler kalau kamu akan menemukan kejadian aneh saat berkunjung ke desa ini, terlebih kalau malam hari. Spooky!

 

5. Pripyat, Ukraina

Pripyat

Pripyat via www.telegraph.co.uk

Pripyat dulunya merupakan tempat tinggal bagi 50.000 lebih jiwa yang berprofesi sebagai pekerja nuklir Chernobyl. Ketika bencana nuklir terjadi pada 26 April 1986 silam, mengharuskan warganya untuk dievakuasi, penduduk hanya diperbolehkan membawa dokumen-dokumen penting, buku dan pakaian yang tidak terkontaminasi radiasi nuklir.

Bangunan-bangunan di sini tak lagi terawat dan sebagian bangunan hancur berkeping-keping. Namun, kamu masih bisa melihat barang-barang yang ditinggalkan pemiliknya, kursi dan meja yang sudah lapuk, boneka dan mainan anak-anak yang terabaikan, peralatan elektronik, bahkan kamu akan menemukan sebuah bianglala yang masih berdiri namun tak dapat digunakan lagi.

Tak dapat dielak kalau traveler mengunjungi tempat ini akan merasakan bulu kuduknya merinding. Karena kini memang daerah ini terabaikan.

 

6. Pulau Hashima, Jepang

Pulau Hashima

Pulau Hashima via static.independent.co.uk

Gunkan-Jima atau Pulau Kapal Perang merupakan salah satu pulau tak berpenghuni yang ada di jepang. Pada tahun 1890, Mitsubishi membeli pulau tersebut dan memulai proyek untuk mendapatkan batu bara dari dasar laut di sekitar pulau tersebut.

Dinding besar dibangun di sekitar pulau untuk melindungi para pekerjanya dari angin topan. Pada tahun 1959 penduduk di pulau tersbut mengalami peningkatan, peningkatan terjadi sekitar 835 orang per hektar dari seluruh luas wilayah pulau tersebut.

Pada tahun 1960-an, minyak bumi mulai menggantikan kehadiran batu bara. Tambang batu bara ditutup di seluruh negeri, kemudian pada tahun 1974 Mitsubishi secara resmi mengumumkan penutupan tambangnya di pulau tersebut dan mengosongkannya hingga saat ini.

Akhirnya penduduk pulau tersebut mula berpindah ke daratan untuk mencari pekerjaan baru. Dan kini Battleship Island dibiarkan tanpa berpenghuni dan dikatakan telah menjadi sebuah pulau yang berhantu dengan bangunan yang makin memburuk dan kapan saja bisa runtuh manakala tumbuhan liar mula tumbuh.

 

7. Kadykchan, Rusia

Kadykchan

Kadykchan via siroccoverland.files.wordpress.com

Kota ini merupakan bukti kehancuran Uni Soviet. Pada masanya, kota ini mengandalkan pertambangan sebagai penopang ekonomi warganya. Sekitar tahun 1996 pertambangan itu meledak dan menewaskan 6 orang pekerja.

Kota yang dulunya berpopulasi sekitar 12 ribu orang lebih, harus dipindahkan dari tempat tersebut demi mendapatkan akses air bersih, pelayanan kesehatan dan pendidikan. Warga di kota tersebut pindah secara massal ke kota lain demi kehidupan yang lebih baik.

Mereka meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Rasa merinding, pastinya akan menemanimu jika berkeliling kota ini. Jangan berkeliling sendirian ya traveler!

Gimana traveler? Mau berwisata di tempat yang spooky dan anti-mainstream? Selamat beruji nyali ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *