JJC – Jalan Jalan Ceria Yuk

8 Tempat Wisata Yang Wajib Dikunjungi Backpacker Ketika Berada di Kota Metropolitan Jakarta!

headline-image-031

Jakarta adalah ibu kota Indonesia dan kota metropolitan terbesar di Indonesia. Ternyata kota metropolitan yang dulunya bernama Batavia yang menjadi bekas pusat pemerintahan jajahan Belanda di Indonesia ini menyimpan beribu keunikan. Keunikan-keunikan itu bisa kamu lihat dari sektor wisata yang dimilikinya.

Jakarta memiliki infrastruktur yang modern sehingga kamu dapat dengan mudah menemukan obyek wisata yang tersebar di seluruh kota. Entah itu buatan ataupun alami. Oleh karena itu, Jakarta tidak pernah menjadi kota yang membosankan.

Ternyata obyek wisata di Jakarta tidak kalah saing dengan kota lainnya lho! Meskipun, kota ini juga dikenal akan kemacetan dan banjir tahunan yang sering melanda. Nah, buat kamu nih para traveler yang ingin menjelajahi kota metropolitannya Indonesia ini, ada 8 obyek wisata yang dapat kamu kunjungi. Di cek yuk!

 

1. Kepulauan Seribu

Kepulauan Seribu

Kepulauan Seribu via blog.misteraladin.com

Kepulauan Seribu, salah satu obyek wisata di Jakarta yang terdiri dari beberapa pulau kecil ini adalah spot menarik dari antara tempat wisata lain yang masuk propinsi DKI Jakarta.

Cakupan Kepulauan Seribu terdiri dari Pulau Harapan, Pulau Bidadari, Pulau Tidung, Pulau Pari, dan puluhan pulau lain. Sebagian besar di antaranya menawarkan suasana santai jika dikunjungi bersama keluarga.

Di Kepulauan Seribu, ada banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan, mulai dari diving, snorkeling, atau sekedar berjalan-jalan menikmati sunset di kala senja. Ketersediaan sarana akomodasi yang baik di Kepulauan Seribu memudahkan pengunjung yang ingin lebih lama menkimati pengalaman wisatanya.

 

2. Monumen Nasional (MONAS)

Monumen Nasional

Monumen Nasional via www.iberita.com

Siapa sih yang tidak tahu Monas? Pastinya kamu tahu dong si ikon kota Jakarta ini. Monas atau Monumen Nasional ini menjadi salah satu obyek wisata dan juga pendidikan yang menarik untuk kamu kunjungi di Jakarta!

Monas didirikan pada tahun 1959. Pembangunannya di mulai pada bulan Agustus 1959. Sang arsitek sendiri adalah orang asli Indonesia, beliau adalah Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Monas diresmikan pada 17 Agustus 1961 dan baru diresmikan untuk umum pada 12 Juli 1975.

Di Monas sendiri terdapat beberapa tempat yang asyik buat kamu, lho. Jika kamu ingin melihat keindahan ibu kota dari ketinggian, kamu bisa naik ke tugu Monas dengan fasilitas yang sudah disiapkan. Buat kamu yang ingin belajar mengenai sejarah perjuangan, kamu bisa menuju ke lantai dasar Monas karena di sana terdapat museum sejarah perjuangan nasional. Dan untuk kamu nih, yang mau sekedar bersantai dan berolahraga, taman Monas adalah pilihan yang tepat.

Untuk mengunjungi Monas, aksesnya pun sangat mudah. Bagi kamu yang ingin naik kereta, kamu bisa menaiki KRL Commuter Line kemudian turun di Stasiun Gondangdia atau Juanda lalu dari situ kamu dapat melanjutkan perjalanan dengan ojek, bajaj, ataupun taksi untuk ke Monas. Untuk kendaraan umum lainnya, bis Transjakarta bisa jadi pilihan. Dan bagi pengguna kendaraan pribadi, kamu bisa memarkirkan langsung kendaraanmu di lapangan parkir khusus IRTI.

 

3. Ancol

Taman Impian Jaya Ancol

Taman Impian Jaya Ancol via lh3.googleusercontent.com

Taman Impian Jaya Ancol merupakan kompleks wisata terkemuka di Jakarta. Sejak awal berdiri pada tahun 1996, Taman Impian yang biasa disebut Ancol ini sudah termasuk ke dalam proyek wisata kota Jakarta. PT Pembangunan Jaya merupakan perusahaan yang memelopori pembangunan Ancol dan sekarang memegang kepemilikan saham sebesar 20% dan sisanya 80% adalah milik pemerintah.

Sedari dulu Ancol memang sudah menjadi obyek wisata yang sangat digemari para wisatawan. Karena Ancol adalah kompleks wisata tentunya di Ancol sendiri banyak obyek wisata yang seru yang bisa kamu coba, lho!

 

4. Pulau Tidung

Pulau Tidung

Pulau Tidung via www.wisatakepulautidung.com

Ternyata selain gedung pencakar langit, Jakarta juga memiliki wisata alam yaitu Pulau Tidung yang ada di Kepulauan Seribu.

Pulau Tidung menjadi salah salah satu rekomendasi untuk kamu si penjelajah kota metropolitan. Memang sih, jika kamu ke Pulau Tidung kesan perkotaan yang dibawa Jakarta akan hilang. Ini dikarenakan pulau yang akan kamu ini kunjungi masih sangat asri dan jauh dari kesan perkotaan. Namun walaupun begitu, dijamin asyik, kok!

Ada informasi untuk kamu yang ingin pergi ke Pulau Tidung. Pulau Tidung terbagi menjadi dua, yaitu Tidung Besar dan Tidung Kecil. Kedua pulau ini dihubungkan oleh jembatan yang dinamakan Jembatan Cinta oleh penduduk lokal.

Meski sebagai salah satu tempat wisata Indonesia, di Pulau Tidung Besar kamu akan tetap bisa menemukan fasilitas umum seperti, sekolah kantor polisi dan sebagainya. Untuk pergi ke Pulau Tidung Kecil kamu harus berjalan di jalan setapak sampai ke Jembatan Cina. Dan sampailah kamu di Pulau Tidung Kecil yang tidak berpenghuni.

Di Pulau Tidung ini kamu dapat merasakan asyiknya snorkling dan menikmati pemandangan pohon mangrove. Kenapa demikian? Ini dikarenakan, Pulau Tidung dijadikan tempat observasi untuk perkembangan mangrove yang pemandangannya sangat indah juga asri. Nah, jadi masih mau menunggu apalagi? Siapkan ransel kamu dan kita pergi ke Pulau Tidung!

 

5. Pecinan Glodok

Pecinan Glodok

Pecinan Glodok via englishtravelfashion.files.wordpress.com

Buat kamu para travelers yang senang dengan hal berbau negara panda, Cina, kamu bisa datang ke pecinan Glodok. Di sini kamu dapat merasakan suasana kota ala Cina di Jakarta.

Selain menjadi tempat tinggal, pecinan Glodok juga menjadi salah satu pusat elektronik terbesar di Jakarta. Dan nggak heran kalau pecinan Glodok juga menjadi pusat perkembangan ekonomi di Jakarta. Nah, buat kamu yang mau pulang ke rumah membawa oleh-oleh berupa gadget, di Pecinan Glodok tuh tempat buat belinya!

 

6. Kota Tua

Kota Tua

Kota Tua via beritadaerah.co.id

Kota Tua atau sering disebut Jakarta Lama ( Old Batavia) ini sudah memikat banyak hati para pengunjungnya. Berlokasikan di lintang Jakarta barat dan Jakarta Timur, kota tua dulu menjadi pusat perdagangan dan pemerintahan Belanda pada masa penjajahan. Ini dikarenakan letak geografisnya yang strategis.

Nah, buat kamu yang ingin merasakan indahnya suasana kota ala Belanda, kamu nggak perlu jauh-jauh pergi ke Belanda, cukup ke Kota Tua saja. Akses menuju ke Kota Tua juga sangat mudah, lho. Kota Tua merupakan salah satu ikon yang dimiliki Jakarta sehingga pemerintah tentunya sangat memperhatikan akses agar traveler seperti kamu akan mudah mencapainya.

Kamu bukan hanya akan melihat dan merasakan indahnya kota ala Belanda di Kota Tua ini. Karena Kota Tua juga memiliki obyek wisata bersejarah lainnya yang bisa kamu sambangi, lho. Contohnya, Museum Fatahilah, Museum Bank Indonesia, Toko Merah, dan Pelabuhan Sunda Kelapa.

 

7. Setu Babakan

Setu Babakan

Setu Babakan via anekatempatwisata.com

Setu Babakan adalah kawasan perkampungan dan telah ditetapkan menjadi kawasan cagar budaya Jakarta, tempat dimana Anda dapat menemukan berbagai bangunan dan peninggalan budaya Betawi. Di area ini, terdapat sebuah danau besar yang merupakan lokasi rekreasi menyenangkan bagi banyak pengunjung.

Tempat wisata budaya Jakarta yang satu ini adalah salah satu tempat terbaik untuk menyaksikan budaya Betawi asli secara langsung, dari cara bercocok tanam, dagang, membuat kerajinan, hingga membuat makanan khas Betawi.

Sedikitnya, terdapat sekitar 3 ribu kepala keluarga di kawasan perkampungan ini dan mayoritas dihuni oleh orang asli Betawi yang mendiami daerah tersebut secara turun-temurun. Setu Babakan adalah tempat terbaik untuk menyantap kuliner khas Betawi yang sesungguhnya, dari kerak telor, soto betawi, hingga kue apem.

 

8. Museum Fatahillah

Museum Fatahillah

Museum Fatahillah via nurshiyam.files.wordpress.com

Terletak di kawasan Kota Tua Jakarta, Museum Fatahillah adalah tempat terbaik untuk mengeksplorasi banyak hal tentang sejarah kota Jakarta. Museum Sejarah Jakarta ini berdiri sejak tahun 1707 dengan gaya arsitektural neoklasik khas abad ke-17.

Saat Anda masuk ke dalam museum ini, Anda akan diwajibkan mengenakan sandal lunak berwarna jingga. Hal ini mengingat lantai Museum Fatahillah berasal dari abad ke-17 dan penggunaan sepatu akan mengikis lantai tersebut.

Di museum ini, Anda dapat menjumpai banyak koleksi sejarah sedikitnya sekitar 23.500 benda yang mengisahkan asal-usul Jakarta di masa lampau.

Perbendaharaan koleksinya terbagai dalam beberapa ruang, seperti Ruang Prasejarah Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung, dan Ruang MH Thamrin. Dengan membayar tiket masuk Museum Fatahillah sebesar Rp 5 ribu (dewasa) atau mahasiswa (Rp 3 ribu) dan pelajar (Rp 2 ribu).

 

Jakarta memang nggak akan bisa lepas dari citranya yang macet dan banjir. Akan tetapi, kedua hal tersebut nggak bisa membuat kamu meremehkan indahnya Jakarta lho! Buktinya saja di atas sudah tertera 8 obyek wisata yang wajib kamu kunjungi ketika menjelajah Jakarta.

Dan, yap! Tunggu apalagi? Kemasi keperluanmu. Pesan tiket, pesan penginapan dan jelajahilah kota metropolitannya Indonesia, Jakarta! Selamat berpetualang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *