JJC – Jalan Jalan Ceria Yuk

Inilah 7 Candi Paling Menawan Se-Jateng DIY yang Pasti Belum Pernah Kamu Kunjungi!

headline-image-023

Mendengar nama candi Prambanan, candi Borobudur pasti sudah tidak asing lagi di telinga kamu. Bahkan ketika berkunjung ke Yogyakarta dan Jawa Tengah, sudah dapat dipastikan dua candi tersebut terdapat di list tujuan. Berwisata ke candi memang mengasyikan, karena juga bisa melihat dan mempelajari benda peninggalan bersejarah.

Selain dua candi tersebut, masih banyak candi yang terdapat di Yogyakarta dan Jawa Tengah yang harga tiket masuknya jauh lebih murah. Beberapa nama candi mungkin sudah tidak asing lagi bagi warga Yogyakarta.

Mungkin bagi para traveller yang hendak berkunjung ke Yogyakarta, candi candi berikut ini bisa menjadi pilihan. Walaupun candi candi tersebut tidak semegah candi Prambanan atau Borobudur, tidak ada salahnya apabila kamu berkunjung.

Dan bagi yang bertempat tinggal di daerah dekat candi tersebut, cobalah untuk bersepeda ke candi tersebut bersama keluarga di hari Minggu. Mengisi hari libur bersama keluarga tanpa mengeluarkan biaya yang banyak tetapi menyehatkan.

Selain dapat menyegarkan pikiran yang lelah karena pekerjaan, kamu semua juga bisa mempelajari peninggalan bersejerah tersebut. Apa aja sih candi-candi yang menawan itu? Let’s scroll down!

 

1. Candi Sambisari, candi unik yang berada di bawah tanah.

Candi Sambisari

Candi Sambisari via yogyakarta.co

Candi Sambisari terletak di Purwomartani, Kalasan, Sleman atau sekitar 12 km di sebelah timur kota Yogyakarta. Candi ini terletak di dekat area persawahan dan pemukiman penduduk. Suasana hijau dan asri, duduk santai di rumput yang mengelilingi area candi mampu membuat kamu untuk betah melihat keindahan candi Hindu ini.

Untuk tiket masuk ke candi ini sangatlah terjangkau. Harga tiket berkisar Rp 3000,- dan juga Rp 2.000,- untuk membayar parkir. Jika kamu ingin berkunjung ke candi ini, sebaiknya pada pagi atau sore hari karena suasananya akan terasa lebih segar.

Dan salah satu ikon kuliner yang terdapat di area candi adalah soto bathok. Warung soto ini terletak beberapa meter dari candi ini, dan sudah terkenal akan rasanya dan juga harganya yang terjangkau.

 

2. Candi Sari yang dahulunya digunakan untuk asrama para biksu.

Candi Sari

Candi Sari via travelyogyakarta.com

Candi Sari terletak di dusun Bendan, desa Tirtomartani, kecamatan Kalasan, kabupaten Sleman dan tidak terlalu jauh dari candi Sambisari. Candi Sari ini merupakan candi agama Budha. Candi Sari ini pada jaman dahulu digunakan sebagai asrama para pendeta agama Budha. Candi ini juga memiliki hubungan dengan candi Kalasan.

Candi Sari berbentuk persegi panjang, dan diperkirakan bahwa candi ini memiliki dua atau tiga lantai. Untuk masuk ke candi Sari ini, pengunjung cukup membayar tiket sebesar Rp 2.000,00. Walaupun tidak semegah candi Borobudur, candi Sari ini bisa menjadi salah satu tempat wisata kamu.

3. Candi Barong cocok untuk kamu yang suka menikmati sejuknya angin yang berhembus.

Candi Barong

Candi Barong via kebudayaan.kemdikbud.go.id

Candi Barong terletak di dusun Candisari, desa Sambirejo. Prambanan, Kabupaten Sleman. Dan berada di sebelah tenggara kompleks Ratu Boko, Prambanan. Sama seperti Ratu Boko, candi Barong ini terletak di perbukamun Batur Agung, pada ketinggian 199 m di atas permukaan laut.

Untuk masuk ke candi ini, pengunjung sama sekali tidak dipungut biaya. Tetapi apabila membawa kendaraan bermotor, pengunjung cukup mengeluarkan Rp. 2000,00 untuk biaya parkir.

Dan pengunjung juga cukup mengisi buku tamu yang disediakan oleh pengelola. Saya sarankan untuk mengunjungi candi ini pada sore, karena akan terasa lebih sejuk dan tidak terlalu panas terkena terik matahari.

4. Candi Ijo yang sesuai dengan namanya, dari sini kamu bisa menikmati hijaunya persawahan sekitar.

Candi Ijo

Candi Ijo via utiket.com

Candi Ijo terletak di dukuh Groyokan, desa Sambirejo, kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Candi ini berada 4 kilometer arah tenggara dari Candi Ratu Boko. Candi Ijo ini adalah candi yang letaknya paling tinggi di Yogyakarta. Posisi candi ini berada di lereng bukit yang ketinggiannya kamu kira 375 meter di atas permukaan laut.

Karena letaknya yang berada di atas lereng bukit, dengan bebas para pengunjung bisa melihat pemandangan yang indah, area persawahan dan juga pesawat yang sedang landing di bandara Adisucipto.

Untuk masuk ke area candi ini, pengunjung dapat membayar dengan seikhlasnya. Tetapi apabila membawa kendaraan bermotor, pengunjung dipungut biaya sebesar Rp 2.000,00 untuk biaya parkir.

 

5. Candi Abang yang bangunannya terbuat dari bata merah.

Candi Abang

Candi Abang via pustakadigitalindonesia.blogspot.com

Candi Abang di dusun Candiabang, kelurahan Jogotirto, kecamatan Berbah. Candi ini juga tidak jauh dari Bandara Adisucipto. Candi yang berbentuk piramid ini berbeda dengan candi yang lain, karena candi Abang ini terbuat dari batu bata berwarna merah. Sekilas candi ini hanya terlihat seperti bukit yang tertutup oleh rerumputan.

Candi Abang terletak di dusun Candiabang, kelurahan Jogotirto, kecamatan Berbah, Sleman. Candi initidak terlalu jauh dari bandara Adisucipto. Candi yang berbentuk piramid ini berbeda dengan candi yang lain, karena candi Abang ini terbuat dari batu bata berwarna merah. Sekilas candi ini hanya terlihat seperti bukit yang tertutup rerumputan.

Karena candi ini terbuat dari batu bata dan ditumbuhi oleh rumput yang menutupi bangunan candi tersebut, menyebabkan candi ini terlihat seperti bukit. Untuk masuk ke candi ini pengunjung tidak dipungut biaya.

Sebaiknya untuk mengujungi candi ini bersama teman teman atau keluarga dengan bersepeda, yap tentu kalau bertempat tinggal tidak jauh daerah candi ini.

6. Candi Gebang, candi mungil yang letaknya di sekitar pemukiman warga.

Candi Gebang

Candi Gebang via kalamata.me

Candi Gebang terletak di dusun Gebang, kelurahan Wedomartani, Ngemplak, Sleman. Candi ini juga berdekatan dengan Maguwoharjo International Stadium.

Candi ini ditemukan tahun 1936 ketika seorang petani yang sedang menggali tanah di area persawahan. Candi ini berukuran tidak terlalu besar, tetapi suasana di candi yang hijau dan asri mampu membuat pengunjung untuk berlama lama di candi ini.

Candi ini juga tidak terlalu jauh dari jalan Ring Road Utara. Apabila ingin berkunjung ke candi ini bisa naik ojek yang banyak di jumpai di seputaran kampus AMIKOM atau pasar Condongcatur.

Jika tempat tinggal kamu tidak terlalu jauh dari candi ini, saya sarankan untuk bersepeda ke candi ini pada pagi hari atau sore hari. Dan harga tiket untuk masuk ke candi ini adalah Rp 2.000,00.

 

7. Candi Kimpulan / Candi Pustakasala, di sini kamu bisa melihat koleksi barang kuno.

Candi Kimpulan atau Candi Pustakasala

Candi Kimpulan atau Candi Pustakasala via asudomo.wordpress.com

Jika ingin merasakan berkunjung ke candi yang berada di area universitas, candi ini bisa menjadi referensi. Candi Kimpulan atau Candi Pustakasala berada di Jalan Kaliurang km 14,5, dan berada di area kampus Universitas Islam Indonesia (UII) di dusun Kimpulan, desa Umbulmartani, kecamatan Ngemplak, Sleman.

Candi ini ditemukan ketika Universitas Islam Indonesia hendak membangun perpustakaan maka dari itu Pustakasala menjadi nama lain dari candi ini.

Candi yang baru saja ditemukan pada tahun 2009 ini memang ukurannya tidak terlalu besar. Tetapi bisa menjadi salah satu destinasi karena letaknya yang sejalur dengan lokasi wisata Kaliurang. Pengunjung bisa melihat candi ini dari halaman universitas. Di area candi juga terdapat museum yang memamerkan barang kuno yang ditemukan ketika penggalian candi.

So, gimana? Makin tertarik untuk menjelajah sederet candi yang menawarkan pesona alamnya? Siapkan kamera pribadimu ya, karena dijamin nantinya akan banyak spot yang tidak bisa dilewatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *