JJC – Jalan Jalan Ceria Yuk

Jalan-Jalan Ke Korea, Jangan Lupa Menikmati 5 Tempat Wisata dengan Suasana Asri Pedesaan di Pulau Cheongsando!

headline-image-032

Korea Selatan adalah salah satu negara yang menjadi tempat wisata dunia. Kepopuleran Korea tidak terlepas dari usahanya dalam menyebarkan kebudayaan Korea di seluruh dunia melalui budaya popnya. Nama Korea Selatan pun semakin mencuat ke permukaan.

Banyak destinasi wisata Korea Selatan yang populer lantaran digunakan sebagai lokasi syuting drama-drama Korea ataupun reality show Korea. Salah satunya adalah Pulau Cheongsando.

Cheongsando

Cheongsando via kimcheeguesthouse.com

Pulau Cheongsando ini mulai populer setelah digunakan sebagai salah satu lokasi syuting drama Korea “Spring Waltz” yang dibintangi oleh Seo Do-young, Han Hyo-joo dan Daniel Henney pada tahun 2006.

Pulau Cheongsando terletak di lepas pantai selatan Korea Selatan, tepatnya di Cheongsan-myeon, Wando-gun, provinsi Jeollanam. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Pulau Jeju.

Untuk mencapai Pulau Cheongsando, kamu bisa menggunakan kereta api menuju stasiun Mokpo. Kemudian kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bus hingga ke terminal Wando. Dari terminal Wando, kamu bisa berjalan kaki menuju tempat penyebrangan kapal feri menuju ke Pulau Cheongsando.

Kamu juga bisa menggunakan bus langsung yang menuju ke terminal Wando. Sedikit memakan waktu memang jika dibandingkan dengan kereta api, terutama kereta api cepat KTX milik Korea.

Jangan bayangkan hiruk-pikuknya perkotaan jika kamu pergi ke Pulau Cheongsando. Asrinya sawah, tenangnya pedesaan, dan penduduknya yang ramah bisa kamu temukan di sini. Bahkan di malam hari, kamu bisa mendengar dan menikmati suara jangkrik.

Cheongsando’s Slow Road

Cheongsando’s Slow Road via subarasekai.files.wordpress.com

Kamu bisa menikmati suasana pedesaan di pulau yang dikenal dengan Slow City ini tanpa perlu melakukan hal dengan cepat-cepat seperti moto orang Korea. Saking slow-nya, sampai-sampai di pulau ini kamu tidak menemui kendaraan umum, seperti bus atau angkutan umum lainnya. Kamu wajib berjalan kaki jika bertandang di kota ini.

Eits, tapi jangan dulu kamu membayangkan kalau berjalan kaki akan terasa capek di pulau ini. Pemandangannya yang indah membuatmu harus memelankan langkahmu untuk menikmatinya. Kamu akan menikmati indahnya Pulau Cheongsando hingga rasa lelah pun akan terlupakan.

Menariknya, jalan kaki adalah salah satu yang bagian wisata yang ditonjolkan di Pulau Cheongsando. ‘Jalan lambat’ atau yang biasa disebut Slowgil adalah jalan yang disediakan untuk para pengunjung Cheongsando agar bisa menikmati keindahan pulau kecil ini.

Panjang rute Slowgil ini sekitar 42,195 km. Ada 11 titik rute yang harus dilewati. Rute pertama melewati Mihang-gil – Donggujeong-gil – Seopyeonje-gil – Hwaryangpo-gil. Rute ini berjarak 5,71 km. Dibutuhkan waktu kira-kira 90 menit dengan berjalan lambat untuk melewati rute ini. Di rute ini terdapat lokasi syuting film “Seopyeonje” dan juga drama “Spring Waltz” dan “Scent of Woman”.

Sarang Hae Yo

Sarang Hae Yo via brittneyjoi.files.wordpress.com

Rute selanjutnya adalah Sarang-gil. Rute ini berjarak 2,1 km dan berkisar 48 menit untuk menyelesaikannya. Sarang dalam bahasa Korea berarti cinta, gil berarti jalan. Di rute ini kamu bisa menemukan potongan-potongan kayu berbentuk hati yang bertuliskan ungkapan-ungkapan cinta.

Rute ketiga adalah Goindol-gil. Rute yang berjarak 4, 54km ini bisa ditempuh dengan 88 menit lamanya. Di rute ini kamu bisa menemukan situs batu bertumpuk yang bersejarah.

Rute keempat adalah Nang-gil. Rute ini berjarak 1,8 km. Kamu bisa menggunakan waktu 40 menit untuk melewatinya. Rute jalan ini cukup melelahkan karena jalannya yang menanjak dan berkelok. Akan tetapi, lelahmu akan terbayar dengan pemandangan laut yang luar biasa dari atas ketinggian.

Rute kelima melewati Beombawi-gil dan Yong-gil. Rute ini berjarak 5,54 km dan bisa ditempuh dengan waktu 125 menit. Uniknya, kamu bisa mengirimkan surat untukmu sendiri 1 tahun mendatang di rute ini. Kamu bisa menulis suratmu mengenai perjalananmu di Pulau Cheongsando, lalu setahun kemudian surat ini akan datang padamu dan mengingatkanmu akan kenangan indahmu di pulau ini.

Rute keenam melewati Gudeuljang-gil dan juga Daraengi-gil. Butuh waktu sekitar 82 menit untuk melewati 5,115km panjangnya rute ini. Di sini kamu bisa menikmati hamparan sawah yang sudah mulai jarang ada di Korea. Hijaunya tanaman akan menyegarkan kembali pikiranmu.

Rute ketujuh melewati Doldam-gil hingga Deulgukhwa-gil. Rute ini yang paling panjang di antara rute lainnya. Dengan jarak 6,21 km kamu bisa melewatinya dengan menggunakan waktu sekitar 136 menit.

Cheongsando’s Sunset

Cheongsando’s sunset via busanarts.files.wordpress.com

Rute kedelapan melewati Haemaji-gil. Rute yang berjarak 4,1 km ini bisa ditempuh dengan waktu 77 menit. Di lokasi ini, kamu bisa menikmati indahnya matahari tenggelam berpadu dengan pegunungan.

Rute kesembilan adalah rute Danpung-gil. Rute ini berjarak 3,21 km dan bisa ditempuh dengan waktu 55 menit. Kamu bisa menemukan pohon Danpung di sepanjang jalan. Pohon Danpung adalah pohon yang akan berwarna kemerah-merahan jika musim gugur tiba.

Rute kesepuluh melewati Noeul-gil. Di rute yang berjarak 2,67 km dan ditempuh dengan wajtu 51 menit ini, kamu bisa melihat indahnya matahari terbenam di pulau Cheongsando. Di rute ini juga terdapat Pantai Jiri yang bisa kamu nikmati keindahannya.

Rute terakhir adalah Miro-gil. Rute ini cukup pendek. Hanya berjarak 1,2 km dan bisa kamu lalui dengan waktu 21 menit. Di sini kamu bisa melihat kehidupan pedesaan yang sehari-hari dilakukan.

Rute-rute ini tidak wajib kamu lewati satu-satu kok. Kamu bisa memilih rute mana saja yang kamu lewati. Kamu pun tidak wajib berurutan melewati rute pertama hingga terakhir. Kamu pun bebas memulai dari rute mana saja, tidak harus memulainya dari rute pertama.

Yang paling menarik dari semua lokasi tadi adalah lokasi syuting drama “Spring Waltz” dan “Scene of Woman”. Di lokasi ini terdapat hamparan ladang bunga berwarna kuning yang begitu cantik. Oleh karena itu, sebaiknya mengunjungi pulau ini pada musim semi, ketika bunga-bunga ini bermekaran.

Spring Waltz

Spring Waltz via static.panoramio.com

Bunga-bunga berwarna kuning ini adalah bunga Canola. Bunga yang hanya tumbuh di pulau Jeju dan sekitarnya, termasuk di Pulau Cheongsando. Yang menjadikan lokasi ini begitu spesial adalah ladang bunga canola ini begitu luas. Dan bagi pecinta drama “Spring Waltz”, akan ada luapan emosi tersendiri karena banyak scene drama tersebut yang dilakukan di lokasi ini.

Selain ladang bunga, di lokasi ini juga terdapat sebuah rumah yang digunakan untuk syuting drama “Spring Waltz”. Interior rumah ini ditata persis seperti dalam drama tersebut. Bahkan terdapat foto-foto berbagai momen kehidupan tokoh dalam drama tersebut, seperti pernikahan sang tokoh drama dan beberapa foto lainnya.

Di lokasi ini pun kamu bisa melihat indahnya pantai Jiri dari kejauhan. Birunya laut berpadu dengan hijaunya gunung dan kuningnya hamparan bunga. Sungguh perpaduan warna yang cantik.

Bagaimana? Tertarik untuk melewatkan musim semi di Pulau Cheongsando? Segera siapkan backpack atau kopermu untuk berwisata ke pulau ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *