JJC – Jalan Jalan Ceria Yuk

Mengunjungi 7 Tempat Wisata di Indonesia Ini Akan Membuatmu Merasa Keliling Dunia!

headline-image-033

Berwisata merupakan cara alternatif untuk menghabiskan waktu liburanmu bersama keluarga, kerabat, teman, maupun pacar. Pengetahuan serta pengalaman yang menarik tentunya akan didapatkan dalam setiap perjalanan wisata baik itu dalam negeri ataupun luar negeri. Apalagi jika kamu pergi ke luar negeri tentu akan menemukan lebih banyak pengetahuan serta tantangan yang patut untuk dicoba.

Tidak semua orang beruntung bisa mendapatkan kesempatan untuk berwisata ke luar negeri. Mungkin dikarenakan oleh beberapa faktor seperti masalah biaya, kesulitan dalam pengurusan passport serta visa, dan lain-lain. Apalagi jika kamu bepergian mengunjugi tempat-tempat wisata yang ada di Eropa tentu itu akan membutuhkan budget yang lumayan besar bukan?

Nah, maka dari itu untuk solusi persoalan di atas tentu tidak ada salahnya kamu mencoba untuk mengunjungi  destinasi wisata yang ada di Indonesia. Destinasi ini tidak kalah cantiknya dengan destinasi yang ada di luar negeri, di mana destinasi ini berada di berbagai propinisi di Indonesia, sehingga kamu tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk menyaksikannya.

Berikut 7 tempat wisata Indonesia ala mancanegara yang dirangkum secara menarik!

 

1. Taman Sakura Cibodas, Jawa Barat.

Taman Sakura Cibodas

Taman Sakura Cibodas via www.traveloista.com

Pasti kamu tidak asing lagi bukan mendengar bunga Sakura yang identik dengan negara Jepang?  Bunga Sakura dapat dilihat dimana-mana di Jepang, baik itu terlihat dari keaneka ragaman barang-barang konsumen seperti kimono, peralatan dapur, alat tulis dan lain-lain. Dikarenakan bunga Sakura ini merupakan simbol penting bagi orang Jepang.

Namun, kamu tidak perlu jauh-jauh ke Jepang untuk dapat melihat salah satu khas Negeri Matahari tersebut, karena bunga tersebut juga ditanam di Indonesia tepatnya  di Kebun Raya Cibodas. Memang sakura merupakan tanaman khas Jepang bukan berarti tidak bisa tumbuh di Indonesia. Asalkan dengan suhu dan nutrisi  yang mencukupi bunga sakura tetap tumbuh dan mekar secara alami.

Jika kamu ingin melihat secara langsung keindahan bunga Sakura ini. Kamu bisa langsung berkunjung ke Kebun Raya Cibodas di Sindanglaya Cipanas, Cianjur, Jawa Barat. Biaya tiket masuk sebesar Rp 9.500 per orang. Sedangkan biaya parkir sebesar Rp 5.000 khusus motor dan Rp 16.000 untuk mobil.

 

2. Sleeping Budha di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

Sleeping Budha

Sleeping Budha via www.infowisata.biz

Pasti kamu sudah tidak asing lagi mendengar tentang keindahan tempat wisata yang ada di Thailand. Salah satunya yang menarik adalah Kuil yang bernama Wat Pho. Di kuil tersebut terdapat Patung Budha Tidur raksasa atau Reclining Budha, dan sudah terkenal di seluruh dunia.

Namun kamu tidak perlu jauh-jauh  datang ke Thailand untuk dapat melihat langsung Reclining Budha tersebut. Di Indonesia juga terdapat Patung Budha raksasa dengan panjang 22 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 4,5 meter. Patung tersebut bisa kamu kunjungi langsung di Mahavihara Majapahit, Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

Yang menariknya Patung tersebut merupakan Patung Reclining Budha terbesar ketiga setelah Patung yang ada di Thailand dan Nepal. Tidak ada salahnya wisata Patung Budha Tidur di Mojokerto tersebut, kamu masukkan ke daftar destinasi pariwisata kamu selanjutnya.

 

3. Monumen Simpang Lima Kediri, Jawa Timur.

Simpang Lima Gumul

Simpang Lima Gumul via www.pegipegi.com

Serupa tapi tak sama, menurutmu monumen Simpang Lima Gunul ini kalau dilihat-lihat menyerupai Monumen Arc De Triomphe di Paris bukan? Monumen ini terletak di Desa Tugurejo, Gampengrejo, Kediri. Di mana menjadi titik pusat pertemuan lima jalan menuju Gampengrejo, Pagu, Pare, Pesantren dan Plosoklaten, Kediri.

Monumen Simpang Lima Gumul ini dibangun karena terinspirasi dari Raja Kediri abad ke 12 yakni Jongko Joyoboyo. Beliau memiliki impian untuk menyatukan lima wilayah yang berada di Kediri. Jika kamu bisa melihatnya secara langsung, pada dinding monumen tersebut terdapat pahatan yang menggambarkan sejarah, kesenian serta kebudayaan Kota Kediri.

Menurut sumber yang dikutip dari thearoengbinangproject.com, salah satu ikon Kota Kediri ini mulai dibangun pada tahun 2003 kemudian diresmikan pada tahun 2008. Monumen ini dibangun pada area tanah seluas 6.186 m2 yang memiliki ketinggian 30 meter dengan 6 lantai. Pada pembangunannya pun menelan biaya sebesar Rp 300 Milyar.

 

4. Masjid Agung An Nur Pekanbaru, ‘Taj Mahal’ nya Indonesia.

Masjid Agung An Nur, Pekanbaru

Masjid Agung An Nur, Pekanbaru via deviantart.net

Kemewahan Taj Mahal  mungkin tidak bisa dipungkiri lagi. Monumen yang terletak di India ini merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO. Namun tak perlu jauh-jauh ke India untuk melihat Taj Mahal. Di Indonesia tepatnya di Pekanbaru, Riau ada sebuah Masjid yang menyerupai Taj Mahal yakni Masjid Agung An-Nur.

Masjid ini awalnya dibangun pada area seluas 4 hektar pada tahun 1968 dan diresmikan oleh Gubernur Riau, Arifin Ahmad. Kemudian pada masa jabatan Gubernur Saleh Djasit Masjid ini mengalami renovasi besar-besaran dengan area pembangunan seluas 12 hektar. Sehingga yang pada awalnya Stadion Hangtuah terletak di sebelah Masjid, harus digusur karena  proses renovasi masjid.

Jika dari luar kamu akan melihat kubah besar berwarna hijau khas Taj Mahal. Pemandangan hijau nan asri menghiasi pekarangan Masjid yang berada di  jalan Hangtuah, Pekanbaru ini. Jika kamu ingin berkunjung ke sana, tentunya kamu tidak akan kesulitan mencarinya karena Masjid ini terletak di jantung Kota Pekanbaru.

 

5. Brown Canyon Semarang, Jawa Tengah.

Brown Canyon

Brown Canyon via www.semarangplus.com

Kamu tidak perlu jauh-jauh datang Arizona, Amerika Serikat untuk menikmati langsung pemandangan indah Grand Canyon ini. Ya, deretan tebing batu yang berada di negeri Paman Sam tersebut juga memiliki kembaran di Indonesia, tepatnya di Semarang, Jawa Tengah. Jika kamu melakukan perjalanan ke arah barat sekitar 30 menit dari kota Semarang, tentunya kamu akan melihat  pemandangan indah tersebut.

Grand Canyon Arizona, Amerika Serikat terbentuk akibat kikisan sungai Colorado. Sedangkan Brown Canyon yang berada di Semarang terbentuk akibat aktifitas penambangan batu dan tanah. Pada awalnya Brown Canyon hanyalah sebuah lokasi proyek penambangan yang terbengkalai justru sekarang menjadi objek wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi.

Nah beberapa tips buat kamu yang ingin mengunjungi Brown Canyon ini. Sebaiknya kamu menggunakan motor, karena medan yang dilalui berbatu dan pasir serta banyaknya tikungan, selain itu dengan motor kamu bisa dengan menjelajahi Brown Canyon secara maksimal. Gunakanlah sepatu serta masker, karena banyak bebatuan serta debu yang bertebangan. Terakhir, datanglah menjelang sunset agar mendapatkan view yang lebih indah.

 

6. Candi Prambanan, Yogyakarta.

Candi Prambanan

Candi Prambanan via www.telusurindonesia.com

Candi Prambanan merupakan candi Hindu yang terletak di Yogyakarta. Jika dilihat sekilas, bentuk bangunan Candi Prambanan mirip dengan gaya arsitektur Angkor Wat yang terletak di Kamboja. Keduanya terbuat dari batu alami tanpa perekat dengan warna agak kehitam-hitaman. Sesuai khas candi Hindu, baik Candi Prambanan maupun Angkor Wat sama-sama berbentuk menjulang untuk candi utamanya. Perbedaan yang mencolok di antara keduanya adalah kompleks wisata Angkor Wat lebih luas dibandingkan dengan Candi Prambanan. Jika kamu hanya membutuhkan setengah hari untuk menikmati Candi Prambanan, maka kamu membutuhkan waktu minimal dua hari jika ingin melihat semua candi di kompleks Angkor Wat.

 

7. Candi Sukuh, Karanganyar.

Candi Sukuh

Candi Sukuh via 3.bp.blogspot.com

Hampir sama dengan Candi Prambanan, jika dilihat sekilas terdapat kemiripan antara Candi Sukuh di Karanganyar dengan Candi El Castillo di Meksiko. Candi El Castillo merupakan peninggalan arkeologi suku Maya yang masih terawat dengan baik. Bagunan ini mirip dengan piramida di Mesir, hanya saja ujungnya tidak runcing karena bagian paling atas merupakan sebuah kuil. Sementara Candi Sukuh terletak di kaki Gunung Lawu, Karanganyar. Keunikan candi ini adalah bentuknya yang berbeda dengan candi Hindu atau Budha kebanyakan. Jika kamu berkunjung ke Candi Sukuh, kamu akan teringat pada piramida. Sejarah asal-usul bentuk candi ini sendiri hingga sekarang masih simpang siur. Argumen yang paling kuat hingga saat ini adalah proses pembuatan candi yang terburu-buru (kala itu menjelang keruntuhan Majapahit) membuat bentuk Candi Suku terlihat agak aneh dan terkesan belum selesai.

So?  Tidak ada salahnya jika kamu mengunjungi 7 tempat wisata ala mancanegara tersebut bukan. Kenapa jauh-jauh ke luar negeri? Kamu masih bisa menikmatinya di negeri sendiri lho! Salam Indonesia!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *