JJC – Jalan Jalan Ceria Yuk

Menjamahi Pesona Baru dan Kuliner Low Budget di Jogja!

headline-image-kanan-069

Jogja memang sudah terkenal dengan destinasi wisatanya yang seakan tidak pernah habis. Setiap tahun, kota ini selalu didatangi oleh turis dan wisatawan karena daya tariknya yang istimewa. Tak jarang para mahasiswa yang melanjutkan studi di kota ini selalu mengeksplor tempat wisata yang ada. Kadang, waktu studi mereka bahkan tidak cukup untuk menikmati semua keindahan Jogja.

Bagi mahasiswa dan terutama anak kos, kadang berwisata ini menjadi hal yang harus dipikirkan dua kali. Mereka takut membutuhkan biaya yang tidak sedikit ketika melakukan perjalanan itu. Eits, jangan salah! Jogja masih tetap ramah di kantong untuk soal makanan dan wisata lho!

Daripada kamu penasaran, lebih baik baca dulu yang berikut ini yuk!

 

1. Kebun Teh Kulon Progo

Kebun Teh Kulon Progo

Kebun Teh Kulon Progo via 4.bp.blogspot.com

Kebun teh Jogja ini berada di daerah Kulon Progo, tepatnya di dusun Nglinggo, desa Nglinggo Barat, Pagerharjo, Samigaluh. Tempat ini masih tergolong baru, tapi untuk sekadar refreshing menikmati pemandangan hijau bolehlah kebun teh ini dijadikan salah satu tujuan perjalanan kamu. Harga masuknya cukup murah meriah, hanya membayar tiket masuk seharga kurang dari lima ribu. Dengan harga segitu murahnya, kamu sudah bisa merasakan sensasi naik-naik menyusuri perkebunan teh.

Kulinernya memang belum banyak tapi kamu akan disuguhi warung-warung yang menujal aneka minuman dan makanan ringan seperti teh, kopi, mie instan, atau gorengan. Fasilitas itu cukup untuk menemanimu untuk bersantai sambil menikmati pemandangan kebun teh. Buat yang suka selfie-selfie tempat ini cukup bagus tapi ingat tapi jangan merusak alam ya.

 

2. Candi Sambisari

Gambar Candi Sambisari

Gambar Candi Sambisari via 3.bp.blogspot.com

Eksotisme keindahan peninggalan sejarah masa lalu bisa kamu lihat pada candi Sambisari. Candi Sambisari hanya terletak 5 menit dari sebelah barat dari candi Prambanan, tepatnya di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Candi satu ini cukup unik karena berada di lingkungan desa-desa. Ketika kamu memasuki lingkungan candi, kamu tidak langsung menemukan stupa seperti kebanyakan, tetapi kamu harus terus berjalan lurus masuk ke dalam baru akan menemukan candi. Yang lebih seru lagi, tipe candi ini seperti di bawah tanah, jadi berada di Sambisari seperti melihat keindahan kuil bawah tanah.

Pemandangan dari atas terlihat sangat cantik. Seperti melihat pemandangan dari dalam mangkuk, dari depan terdapat dua lapisan dinding dari batu-batu putih. Tiket masuknya pun masih terbilang murah, tidak sampai lima ribu rupiah. Kamu sudah bisa mempelajari sejarah sekaligus mendapat pemandangan yang menakjubkan dari kuil bawah tanah, begitulah orang-orang menyebutnya.

 

3. Pantai Kwaru Bantul

Pantai Kuwaru

Pantai Kuwaru via jogjalan.com

Mungkin beberapa orang mulai bosan dengan Pantai Parangtritis, Samas, atau Depok yang ada di Bantul. Cobalah bergerak di daerah Poncosari, Srandakan, Bantul.

Di sana kamu bisa menemukan pantai dengan suasana asri, yakni pantai Kuwaru. Menariknya, pantai ini memiliki hutan cemara udang yang menghiasi kawasan pantai. Jadi, kamu tak perlu khawatir akan kepanasan, meski hutan cemara udang ini sebenarnya sengaja ditanam oleh dinas setempat agar bisa menahan abrasi pantai yang cukup berat.

Hal ini membuat pengunjung semakin betah untuk berlama-lama di Pantai Kuwaru karena kabarnya tanaman pohon cemara udang ini mampu menetralisasi udara yang banyak mengandung garam sehingga memiliki kemampuan untuk menghasilkan oksigen lebih banyak.

Bisa dibilang tempat ini cocok sekali untuk kalian yang berpiknik ria bersama keluarga atau teman tanpa khawatir panas-panasan. Spot-spot di pantai ini banyak yang unik dan menarik. Bahkan, di tempat ini tak jarang sering digunakan untuk foto pre-wedding. Di pantai ini juga menyediakan beberapa wahana bagi kalian yang ingin sedikit bermain-main, seperti kolam renang, ATV motor, motor trail, kereta mini, mandi bola, dan lain-lain.

 

4. Tombo Ngelak

Tombo Ngelak

Tombo Ngelak via scontent-cdg2-1.cdninstagram.com

Puas jalan-jalan, jika ingin bersantai sejenak sambil mencicipi kuliner anti miansteram aneka shake dan milktea, kamu bisa mencoba Tombo Ngelak. Sebagai informasi, Mas Adam dari SO7 merupakan pemilik dari Tombo Ngelak yang terletak di ruko GOR Klebengan. Jangan terkejut kalau tempatnya kecil. Meski begitu, tempat ini setiap harinya selalu ramai pengunjung.

Tak heran sih, tempat ini memang cukup nyaman untuk nongkrong dan dekat dengan lingkungan kampus. Selain itu, harganya pun cukup bersahabat di kantong mahasiswa, yakni kisaran Rp 8000 sampai Rp 25.000.

Menu-menu yang tersaji di sini antara lain aneka shake, milktea, ice cream, hot mix, waffel, dan aneka dessert. Jadi, bagi kalian ingin jalan-jalan sambil mencari suasana baru boleh mencoba tempat ini, khususnya kalau kamu penggemar aneka milkshake.

5. Aniayya Menu Keju yang Semena-mena

Aniayya

Aniayya via scontent.cdninstagram.com

Pernah makan roti bakar dengan taburan keju atau coklat yang luber melimpah ruah? Di Jogja ada satu tempat di mana kamu akan merasa “dianiaya” oleh melimpahnya taburan keju. Ya, Aniayya memang nama tempatnya.

Tempat ini terletak di sekitar Kridosono dan Jalan Kaliurang km 5. Warung makan ini begitu spesial karena terkenal dengan roti bakar, mie, milkshake, dan berbagai makanan lain yang ditaburi keju dengan semena-mena.

Harganya pun sangat bersahabat, misalnya satu porsi roti bakar dengan taburan keju susu dan coklat cukup dengan Rp8.500, sedangkan indomie rebus keju pun seharga Rp8000. Menu minuman pun tidak ada yang di atas Rp10.000.

Belum lama ini, Gerai Aniayya mulai buka dari jam 10.00 pagi hingga jam 01.00 dini hari. Nah, siap untuk merasakan teraniyaya di Aniayya, silakan buktikan sendiri.

Sekarang kamu sudah tidak bisa lagi berkata “tidak ada budget” untuk jalan-jalan di Yogyakarta ya! Tempat-tempat di atas bisa menjadi salah satu alternatif wisata yang menjanjikan dan tidak perlu keluar banyak dana. Jalan-jalan hemat, kepuasan pun dapat.

Selamat menelusuri sudut Jogja yang masih tersembunyi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *