3 Destinasi Wisata Tersembunyi di Kulon Progo Ini Bisa Kamu Nikmati Saat Liburan Bersama Keluarga!

headline-image-kanan-081

Mulai bosan dengan wisata kota di seputaran Malioboro atau pantai-pantai di Bantul dan Gunung Kidul? Ini saatnya kamu mencari petualangan baru di Kulon Progo!

Meski sering dipandang sebelah mata dibandingkan dengan kabupaten lainnya, ternyata Kulon Progo menyimpan begitu banyak potensi wisata alam yang selama ini belum banyak diketahui khalayak umum. Baru pada awal 2015 lalu akhirnya beberapa destinasi wisata di Kulon Progo naik pamor dan mulai banyak dikunjungi para traveler.

 

1. Hamparan Hijau Menyegarkan di Kebun Teh Nglinggo

Kebun Teh Nglinggo
Kebun Teh Nglinggo via 1.bp.blogspot.com

Kebun Teh Nglinggo adalah salah satu destinasi yang sedang naik daun. Terletak di Desa Wisata Nglinggo, Samigaluh, Kulon Progo, kebun teh ini menyajikan panorama indah dengan latar belakang Perbukitan Menoreh.

Pagi hari adalah waktu yang paling tepat jika kamu ingin berkunjung ke tempat wisata yang menetapkan restribusi masuk seharga Rp 3.000 ini. Kabut tipis dan udara segar adalah kemewahan yang bisa dinikmati.

Tracking di antara hamparan tanaman teh, naik mobil off road mengelilingi kawasan kebun teh, atau sekedar duduk-duduk santai sambil menikmati pemandangan adalah beberapa kegiatan yang bisa kamu lakukan di tempat wisata ini. Nah, jika tertarik melakukan tracking, setidaknya ada tiga puncak bukit yang bisa jadi pilihan. Satu di sisi barat dan dua di sisi utara.

Bersiaplah untuk ngos-ngosan ya kalau kamu memutuskan untuk berjalan menaiki puncak bukit di sisi barat. Tanjakan panjang menanti untuk ditaklukkan. Namun kelelahan itu akan terbayar dengan suguhan panorama indah yang serba hijau dari hamparan tanaman teh. Memanjakan mata dan hati pokoknya.

Dua puncak lainnya di sisi utara bernama Puncak Dempok dan Puncak Kendeng. Keduanya merupakan puncak dari Gunung Kukusan yang secara administratif masuk ke dalam wilayah Magelang, Jawa Tengah.

Di kedua puncak ini, wisatawan bisa menikmati panorama delapan gunung yang terdapat di Yogya dan Jawa Tengah, seperti Merapi, Merbabu, Andong, Telomoyo, Ungaran, Sumbing, Sindoro serta Prau. Kamu hobi berburu sunrise? Puncak Dempok dan Puncak Kendeng adalah spot yang bisa jadi alternatif!

 

2. Merasakan Sensasi Jatuhnya Air dari Ketinggian 30 meter di Grojogan Watu Jonggol

Grojogan Watu Jonggol
Grojogan Watu Jonggol via usaihujan.files.wordpress.com

Ketika matahari mulai meninggi dan kamu sudah terpuaskan dengan panorama di Kebun Teh Nglinggo, maka destinasi lain bisa jadi tujuan berikutnya. Berada tak jauh dari kebun teh ini terdapat air terjun Grojogan Watu Jonggol.

Letaknya masih berada di wilayah Samigaluh dan berada di ketinggian 900 mdpl. Dari celah-celah bukit yang masih alami, Grojogan Watu Jonggol terbentuk dan bisa jadi salah satu tempat alternatif melepas penat.

Tidak ada restribusi untuk masuk ke tempat wisata ini. Wisatawan cukup membayar Rp 2.000 untuk parkir kendaraan. Setelah memarkirkan kendaraan, jalanan menurun sepanjang kurang lebih 500 meter harus kamu lewati untuk sampai ke Grojogan Watu Jonggol.

Penunjuk arah untuk sampai ke air terjun sudah terpasang dengan jelas. Jalan tanah setapak dan beberapa anak tangga, serta perkebunan milik penduduk setempat adalah “santapan” awal sebelum sampai ke grojogan. Sekitar setelah 10 menit berjalan, mulailah terdengar gemuruh air terjun dari kejauhan. Tak lama kemudian sampailah di Grojogan Watu Jonggol.

Kamu akan disambut dengan air terjun berketinggian 30-40 meter dan debit air yang besar. Kawasan sekitar air terjun yang masih sangat alami semakin memanjakan mata. Kekurangan dari air terjun bertingkat tiga ini adalah dasar grojogan yang cukup sempit. Hal ini membuat wisatawan tidak bisa leluasa bermain air, apalagi berenang. Tapi kalau kamu ingin merasakan segarnya air dengan membasuh muka atau merendam kaki berlama-lama, hal itu masih bisa saja dilakukan kok.

Dan jika kamu sampai nekat berbasah-basahan hingga seluruh badan pun tak jadi masalah. Ada kamar mandi milik warga setempat yang berada di dekat parkiran kendaraan yang bisa dipakai untuk membilas badan.

Masih belum puas bermain air? Tak perlu berkecil hati! Kulon Progo masih menyimpan banyak spot menarik untuk disambangi. Tak jauh dari Samigaluh, terdapat kecamatan Girimulyo yang mempunyai beberapa spot air terjun indah.

 

3. Indahnya Kombinasi Air Dua Warna di Kedung Pedut

Kedung Pedut
Kedung Pedut via myworldarticle.files.wordpress.com

Jika Grojogan Watu Jonggol tak memuaskan hasratmu bermain air, maka Air Terjun Kedung Pedut bisa jadi pilihan berikutnya. Air terjun yang berada di Dusun Kembang, Desa Jatimulyo, ini mempunyai keunikan tersendiri karena mempunyai dua warna air yang berbeda, yakni putih/bening dan hijau tosca. Tak percaya? Buktikan sendiri dengan datang ke Kedung Pedut!

Dari tempat parkir kendaraan, wisatawan harus berjalan menuruni lembah untuk sampai ke lokasi air terjun. Kurang lebih 15 menit menapaki jalan tanah, sampailah di aliran sungai yang berasal dari Kedung Pedut. Kamu tinggal menyeberangi sungai dan kolam alami dengan jembatan bambu dan sampai di depan air terjun Kedung Pedut.

Sesampainya di depan air terjun, buktikan sendiri bahwa Kedung Pedut memang unik dengan perpaduan warna airnya yang putih/bening dan hijau tosca. Letaknya yang berada di dasar lembah dan diapit dua tebing tinggi membuat Kedung Pedut semakin istimewa. Jangan lupa abadikan momen indah ini dengan banyak-banyak berfoto dan ber-selfie ria ya!

Selain Kedung Pedut, kecamatan Girimulyo juga masih mempunyai beberapa air terjun menarik lainnya. Ada air terjun Setawing, air terjun Grojogan Sewu, air terjun Sigembor, Grojogan Mudal, dan air terjun Kembang Soka. Lokasinya yang saling berdekatan membuatmu mempunyai banyak pilihan dalam sekali perjalanan. Kamu bisa berpindah dari satu air terjun ke air terjun yang lain karena tiap tempat mempunyai sensasinya sendiri-sendiri.

Akses untuk sampai ke Samigaluh dan Girimulyo ini terbilang mudah. Apabila kamu berangkat dari Kota Yogya, maka berkendaralah menuju Jl. Kyai Mojo sampai dengan perempatan Demak Ijo Ringroad Barat. Lalu lurus ke Jl. Godean sampai Pasar Godean. Lurus lagi hingga perempatan Nanggulan, belok kanan sampai perempatan Dekso, lalu belok kiri sampai Pasar Plono. Setelah itu belok kanan dan ikuti petunjuk ke arah Desa Wisata Nglinggo.

Kecamatan Girimulyo terletak tak jauh dari Samigaluh. Letaknya masih searah dengan petunjuk di atas. Jika tersesat atau kebingungan, tak perlu sungkan untuk bertanya ke warga sekitar. Mereka akan dengan baik hati membantumu menuju arah yang benar hingga sampai ke tujuan.

Agar bisa sampai ke tempat-tempat wisata ini, pastikan kendaraan traveler dalam kondisi yang prima ya! Karena jalan menuju Samigaluh dan Girimulyo cukup terjal dan berkelok-kelok. Kamu juga perlu meningkatkan kewaspadaan jika jalanan basah usai hujan. Perjalanan dengan motor atau mobil bisa ditempuh dalam jangka waktu 1-1,5 jam dari Kota Yogya.

Jadi, tunggu apa lagi? Kulon Progo tak kalah dengan tempat-tempat lain bukan?