7 Pesona Pulau JEJU yang Membuat Kamu Terpukau Saat Berlibur ke Korea Selatan!

headline-image-kanan-080

Korea Selatan merupakan salah satu destinasi wisata populer yang tidak boleh dilewatkan bagi kamu para traveler sejati. Ditambah dengan menjamurnya drama-drama Korea maupun musik negeri ginseng yang lebih akrab dikenal sebagai K-pop di tanah air, membuat kaum muda pada khususnya memiliki ketertarikan untuk berlibur ke negeri ginseng tersebut.

Korea Selatan memiliki daya tarik dalam bidang budaya, teknologi, sosial maupun kekayaan alamnya. Maka, tidak heran jika banyak wisatawan asing yang berkunjung dan menghabiskan liburan di negeri 4 musim tersebut. Salah satu tempat wisata dunia yang sangat disayangkan untuk dilewatkan di negeri ginseng tersebut adalah Pulau Jeju.

Tentunya nama Jeju sudah tidak asing lagi di telinga kamu, mengingat Pulau ini adalah Pulau terbesar di Korea Selatan yang sudah menarik banyak perhatian wisatawan dengan daya tarik alamnya yang memikat. Pulau Jeju terletak sekitar 130 km sebelah selatan Semenanjung Korea.

Pulau ini terbentuk karena letusan gunung vulkanik 2 juta tahun lalu. Jeju memiliki keindahan alam yang dijamin dapat memanjakan mata para wisatawan. Didukung dengan cuaca hangat sepanjang tahunnya, menciptakan rasa kenyamanan tersendiri bagi para wisatawan.

Dengan segala keindahan alam yang dimiliki pulau ini, kamu tidak perlu khawatir dan kebingungan dalam memilih destinasi wisata yang cocok dan menarik. Jeju tidak pernah mengecewakan mata para wisatawan.

Jeju adalah surga bagi para pecinta keindahan alam. Surganya surga, bagi kamu yang mencintai segala hal yang berkaitan dengan air, tanah, gunung, hutan dan berbagai macam kekayaan alam. Berikut beberapa destinasi wisata yang memiliki daya tarik kuat di Pulau Jeju.

 

1. Gunung Halla, Puncak Tertinggi Korea Selatan

Gunung Halla
Gunung Halla via blog.fitb.itb.ac.id

Berkunjung ke Jeju, rasanya kurang sah jika melewatkan landmark pulau ini. Ya, Gunung Halla merupakan landmark Pulau Jeju dan juga merupakan gunung tertinggi di Korea Selatan.

Kawasan Gunung Halla, dapat ditempuh 60 menit dari kota Jeju. Bagi kamu para pendaki setia, sangat disayangkan jika melewatkan destinasi ini. Patut dicoba untuk mendaki gunung dengan keindahan alam yang memukau ini.

Untuk mendaki Gunung Halla, kamu harus mempersiapkan diri dengan baik. Tentunya bagi para pendaki, mendaki Gunung Halla menjadi tantangan tersendiri, mengingat track yang dilalui untuk sampai di puncak tertinggi Korea Selatan cukup sulit. Namun, kepenatan dan juga usaha kamu akan terbayar setelah sampai di puncak Baeknokdam, berupa kawah danau berwarna biru di atasnya

Gunung Halla memiliki tinggi 1.950 mpdl diatas permukaan laut. Disekitar gunung ini banyak tumbuh berbagai varietas tanaman. Sekitar 1.800 jenis tanaman tumbuh ditempat ini, dan uniknya warna gunung akan berubah sesuai dengan vegetasi yang tumbuh.

Pemandangan yang disuguhkan tidak hanya monoton berwarna hijau seperti gunung-gunung pada umumnya. Panorama yang memanjakan mata lebih menarik dengan warna-warna berbagai jenis vegetasi.

Selain berbagai jenis tumbuhan yang ada, juga terdapat banyak spesies hewan. Sekitar 4.000 spesies hewan ada dikawasan Halla dan spesies-spesies tersebut didominasi oleh spesies serangga. Jadi, selain pemandangan yang disuguhkan, kawasan Gunung Halla juga dapat dijadikan sebagai tempat penelitian, mengingat banyaknya jenis vegetasi dan juga spesies hewan.

Dengan berbagai jenis pemandangan dan cuaca yang mendukung tentunya kamu tidak akan bosan berada di kawasan Halla tersebut.

 

2. Cheonjeyeon dan Cheonjiyeon, Menikmati pancuran air terjun Jeju

Cheonjeyeon Falls
Cheonjeyeon Falls via jejutourism.files.wordpress.com

Dengan nama yang hampir sama, banyak orang mengira kedua air terjun tersebut, merupakan air terjun yang sama. Tapi, jangan salah ya, Choenjeyeon dan Cheonjiyeon merupakan dua air terjun yang berbeda. Keduanya merupakan air terjun yang terkenal di Jeju. Sangat disayangkan, jika kamu melewatkan destinasi populer ini.

Untuk sampai di air terjun Cheonjeyeon, dari terminal bus antar-kota Jeju, kamu bisa naik bus nomor 782. Setelah 1 jam perjalanan, kamu akan sampai di pemberhentian bus di Jungmun. Dari pemberhentian tersebut, cukup berjalan 9 menit untuk sampai di air terjun Cheonjeyeon.

Air terjun Cheonjeyeon merupakan air terjun unik yang memiliki 3 tingkatan air terjun. Tidak seperti air terjun lainnya, yang hanya memiliki satu tingkat, air terjun ini memiliki air terjun pertama, kedua dan ketiga. Menarik bukan?

Air terjun pertama Chonjeyeon memiliki tinggi 22 meter. Di bagian timur , terdapat gua dimana air mengalir dari atap gua yang menghasilkan air terjun. Sedangkan air terjun yang kedua memiliki tinggi 30 meter dan air terjun ketiga adalah air terjun yang mengalir ke arah laut.

Di sekitar air terjun ini, juga banyak ditumbuhi varietas tanaman, sehingga menambah sejuknya udara di sekitar Chonjeyeon. kamu bisa menikmati keindahan air terjun ini diatas Jembatan Seonimgyo yang berada diantara air terjun kedua dan ketiga.

Bagi kamu yang berminat untuk camping, disekitar air terjun Cheonjeyeon, juga terdapat area untuk camping. Dengan alam sejuk dan pemandangan yang memikat mata, kamu dapat mengunjungi air terjun Chonjeyeon ini mulai dari pukul 8 pagi sampai 6 sore waktu setempat.

Berbeda dengan Cheonjeyeon yang memiliki 3 tingkatan air terjun, Cheonjiyeon hanya memiliki satu tingkat air terjun saja. Air terjun ini memiliki tinggi 22 meter, lebar 12 meter dan memiliki dalam 20 meter. Cheonjiyeon terletak di Seogwipo, dan merupakan tempat perayaan festival terbesar di Jeju yaitu festival kapal Seogwipo.

Bagi kamu yang memiliki hobi fotografi, di sekitar air terjun ini, kamu akan menemukan objek-objek foto yang menarik, seperti bunga liar, berbagai jenis vegetasi, sungai-sungai kecil yang dipenuhi oleh bebek-bebek dan lain sebagainya.

Selain itu, disekitar Cheonjiyeon juga terdapat banyak air terjun kecil, tak ketinggalan jembatan-jemabatn kecil yang menambah keindahan pemandangan air terjun ini. Jika kamu iseng-iseng ingin melakukan pentas musik atau pertunjukan kecil, jangan khawatir karena di kawasan Cheonjiyeon juga terdapat panggung kecil yang juga merupakan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

 

3. Oedolgae Rock

Oedolgae Rock
Oedolgae Rock via 4.bp.blogspot.com

Jika kamu penikmat drama Korea, tentunya tidak asing dengan drama populer berjudul Daejanggeum. Drama ini diproduksi tahun 2003 dan salah satu scene dalam drama tersebut berlatarbelakang pemandangan di sekitar Oedalgae Rock. Oedolgae Rock adalah sebuah batu yang menjulang setinggi 20 meter dan memiliki lingkar sebesar 10 meter.

Oedolgae Rock juga sering disebut sebagai “amazing rock” karena tingginya dan juga karena dikelilingi oleh pulau-pulau indah seperti pulau Bum, Sae dan Seonnyu. Changgun Rock adalah nama lain dari Oedolgae.

Untuk mencapai tempat ini kamu tidak perlu khawatir karena Oedolgae tidak jauh dari tepi Sammaebong, kota Seogwipo. Untuk kamu yang suka berjalan-jalan dan menikmati pemandangan Oedolgae, di sekitaran Oedolgae juga terdapat hamparan alang-alang dan juga tanah pertanian. Dari Oedolgae ini, kamu juga dapat menikmati keindahan sunset Pulau Bum.

 

4. Yongduam Rock, Si Batu Legenda

Yongduam Rock
Yongduam Rock via 1.bp.blogspot.com

Menikmati sore ditemani secangkir teh dengan panorama lautan tentunya menjadi impian banyak orang. Jika kamu menginginkan bersantai di sore yang tenang, kawasan Yongduam Rock, bisa menjadi alternatif destinasi kamu.

Yongduam Rock terletak di utara kota Jeju. Dan disana terdapat bermacam kafe, bar, dan juga restoran. kamu juga dapat melihat aktivitas warga terutama yang menarik adalah para wanita penyelam yang biasanya mencari abalone, ikan, atau rumput laut.

Selain dengan pemandangan sekitar dan kegiatan warga sekitar, tentunya kamu tidak boleh melewatkan pemikat Yongduam Rock itu sendiri. Banyak mitos dibalik batu berbentuk seperti kepala naga tersebut. Sehingga tidak heran jika Yongduam Rock sering disebut sebagai Dragon Head Rock atau Batu Kepala Naga.

Versi pertama cerita dibalik terbentuknya Yongduam Rock adalah terbentuk karena angin dan juga ombak yang terjadi 100 tahun lalu. Sedangkan cerita lainnya mengatakan bahwa ada seekor naga mencuri permata berharga dari Gunung Halla, dan konon katanya Naga tersebut jatuh di Yonduam, tubuhnya tenggelam, dan tinggal kepalanya yang membeku menghadap ke arah langit.

Jika kamu berkunjung ke Yongduam bersama kekasih ataupun suami/istri, jangan lupa menyempatkan untuk berjalan di jalan pantai antara Aewol dan juga Yongduam. Tempat tersebut memiliki pemandangan romantis, dan menjadi tempat favorit para pasangan kekasih. Jadi, siapkan kamera kamu, untuk mengabadikan momen-momen spesial di Yonduam.

 

5. Pantai Hamdeok, Pas banget sebagai Vitamin Sea!

Hamdeok Beach
Hamdeok Beach via www.treecraftdiary.com

Melakukan perjalanan 14 km ke arah timur dari kota Jeju, tepatnya di Sinbuk-ro, Jocheon, kamu akan mendapati pantai yang cocok untuk liburan musim panas kamu. Ya, di Sinbuk-ro ini terdapat satu pantai yang selalu memikat wisatawan dengan pantainya yang bersih dan juga indah. Pantai ini bernama Pantai Hamdeok.

Kamu bisa menjadikan pantai ini sebagai tempat berlibur keluarga. Pantai Hamdeok memiliki air yang bersih dan juga dangkal. Jadi jika kamu memiliki kerabat yang masih anak-anak, tentunya pantai ini aman untuk berenang dan tempat bermain anak-anak.

Selain pantainya yang bersih, Hamdeok juga terkenal dengan airnya yang berwarna hijau kebiruan. Kondisi bersih sekaligus indah di pantai ini, akan membuat liburan kamu menjadi nyaman dan menyenangkan.

 

6. Pantai Geommeolle, Si Hitam yang Tenang

Pantai Geommeolle
Pantai Geommeolle via takingflights.com

Memiliki private beach tentunya menjadi impian banyak orang bukan? Apakah kamu termasuk salah satunya? Jika ya, kamu harus menyempatkan berkunjung ke black sand ini.

Black sand atau pasir hitam merupakan julukan Pantai Geommeolle. Berkunjung ke pantai ini, kamu akan merasakan sensasi seolah memiliki pantai pribadi. Hal tersebut dikarenakan kawasan pantai sangat tersembunyi, sehingga tidak jarang juga disebut sebagai hidden canyon. Jika kamu ingin menikmati waktu sendirian dengan kondisi tenang, kamu bisa menjadikan pantai ini sebagai destinasi.

Pantai ini terletak di Udo, Jeju, dan memiliki keunikan sendiri. Jika Hamdeok memiliki pantai yang jernih dan berwarna hijau kebiruan maka Geommeolle sebaliknya. Pantai dengan pasir berwarna hitam ini, memiliki dasar air yang berwarna gelap pula, yang membuat pantai berwarna abu-abu.

Tapi bukan berarti air di pantai ini tidak bersih. Hanya dasar pantai yang berwarna gelap membuat air seolah-olah berwarna gelap. Pantai ini juga sering disebut sebagai shades of grey karena dominannya warna abu-abu gelap.

Warna pantai menjadi ciri khas tersendiri bagi pantai ini dan menjadi kelebihan tersendiri pula. Kapan lagi kamu akan menikmati pantai kecil ini, diapit tebing dan dengan kondisi yang tenang, udara sejuk dan juga kamu bisa menghabiskan waktu kamu dengan diri kamu sendiri?

Tentunya kamu tidak boleh melewatkan kesempatan berharga tersebut. Pantai Geommeolle menjadi tempat yang sangat cocok untuk kamu yang ingin menikmati waktu sendiri.

 

7. Si Cantik Manjanggul

Manjanggul Cave
Manjanggul Cave via www.wondermondo.com

Jeju tidak kehabisan stok dengan pemandangan alamnya yang memanjakan mata. Dimulai dari gunung, air terjun, pantai, bahkan batu pun ada di pulau ini. Selain itu Jeju masih memiliki destinasi menarik yang sangat sayang dilewatkan.

Jika berkunjung ke Jeju, kamu tidak boleh melewatkan “Si Cantik Manjanggul”. Manjanggul adalah nama gua yang terletak di desa Donggimnyeong, Gujwa, Jeju Utara. Keunikan gua ini adalah karena proses terbentuknya yang semula merupakan jalur lava gunung api. Jalur lava tersebut terbentuk karena letusan dari gunung Geomunoreum 200-300 ribu tahun lalu.

Jalur lava ini, berbentuk tabung yang memiliki panjang 8.928 meter. Setelah gunung tidak mengalami erupsi lagi, jalur lava berubah menjadi gua alami, dan oleh pemerintah Korea Selatan diubah menjadi sebuah destinasi wisata yang sangat menarik.

Pengunjung akan dimanjakan dengan karbonat berwarna-warni di dinding maupun di atap gua. Karbonat tersebut juga membentuk kolom lava, jembatan lava dan juga karang gua. Adanya lampu-lampu di dalam gua, juga menambah kecantikan Gua Manjanggul ini. Meskipun memiliki panjang lebih dari 8 km, namun untuk wisata hanya dibuka sepanjang 1 km.

Jika kamu berkunjung di gua cantik ini, jangan lupa untuk memakai pakaian hangat, karena suhu didalam gua cukup dingin, yaitu berkisar 15 derajat sampai 17 derajat.

Dalam masalah keamanan, kamu tidak perlu khawatir, karena gua dilengkapi dengan lampu-lampu penerangan, dan dilamnya juga terdapat telepon darurat.

Untuk dapat masuk ke goa ini, kamu tidak perlu merogoh kocek dalam, cukup dengan 20.500 rupiah per orang atau jika berombongan cukup membayar 18.500 per orang. Jangan sampai melewatkan unuk menikmati kecantikan Gua Manjanggul ini.

Wisata-wisata di atas hanya sebagian kecil dari puluhan tempat wisata di Jeju. Masih banyak lagi surga-surga alam di pulau besar ini. Bagaimana? Kamu sudah menentukan destinasi-destinsai mana saja yang akan dikunjungi? Selamat menjelajahi pulau dengan seribiu keindahan ini!